Mengapa semua penampuan TKI PLRT tertutup?

Jawabannya ada beberapa:

1. Ketika mendaftar dan dinyatakan lolos medical check up, khusus PJTKI/PPTKIS yang menempatkan TKI PLRT (Penata Laksana Rumah Tangga)  untuk negara-negara Arab, sudah mengeluarkan uang fee buat sponsor dan calon TKI. Selain itu PJTKI/PPTKIS juga sudang mengeluarkan uang transportasi untuk calon TKI. Dana tersebut besarnya tak main-main, kisaran 10-15 juta per orang per calon TKI. Jadi kalau calon TKI PLRT mangkir lalu kabur, ya PJTKI/PPTKIS minimal rugi sebesar dana yang saya tulis di atas, per orang.

Karena itu jika ada penggerebekan, sidak atau apapun namanya oleh polisi, menteri, pejabat lalu semua calon TKI itu ditanyai, ya pasti keluar cerita sedih dan tak betah lalu ingin bebas. Wajar! Lha wong mereka semua sudah dapat uang dan nanti bisa daftar lagi ke PJTKI/PPTKIS lain, dan dapat uang lagi!

Anggap saya PJTKI/PPTKIS memberi sponsor 10 juta untuk 1 calon TKI yang direkrut. Lalu sponsor beri 4-5 juta lagi kepada 1 TKI yang mendaftar dan lulus cek medis.

Bagi saya sederhana saja, baiknya pemerintahlah mengeluarkan dana untuk pelatihan calon TKI PLRT. Daripada cuma bisa ngomong di depan media yang wartawannya juga tak kalah lugu memuat semua apa yang diumbar tanpa pernah melihat apa yang sebenarnya terjadi.

Bagaimana? Pemerintah setuju? Kalau ya siapkan saja dana besar untuk itu per calon TKI. Itu belum termasuk fasilitas penampungan, kelas dan biaya makan serta proses dokumen lho

2. Khusus calon TKI yang di tampung di asrama BLK LN, memang tak bisa dilonggarkan. Pelatihan selama ini relatif sudah lebih baik dibanding sebelum tahun 2011. Apa saya asal omong? Sebab mungkin pembaca bertanya-tanya bagaimana mungkin saya tahu sebab tak mungkin saya mengecek satu-satu kualitas TKI. Untuk menilai ada peningkatan kualitas gampang: setiap kali pihak majikan bersedia menaikkan nilai fee, tandanya TKI PLRT kita semakin dihargai. Perlu Anda ketahui, kenaikan fee tidak menguntungkan PJTKI/PPTKIS. Yang untung adalah calon TKI dan sponsor mereka yang rata-rata (99%) orang sekampung mereka sendiri. Kami sendiri ngeri setiap kali nilai fee naik. Bukan apa-apa bila ada calon TKI kabur, kami minimal rugi sebesar fee yang sudah kami keluarkan per orang. Jadi kalau ada 3 calon TKI kabur dari penampungan, anggap saja kami sudah mengeluarkan fee 10 juta rupiah per orang, bisa dibayangkan berapa beban yang harus kami tanggung?

Itu belum termasuk ongkos makan selama di penampungan, proses dokumen. Dalam hitungan saya minimal 50% calon TKI PLRT kita baru punya dokumen lengkap (KTP, KK, Akte Lahir) setelah kami PJTKI/PPTKIS memberikan uang fee.

Negara pernah memberikan dokumen itu secara gratis?

3. Klien kami perlu kepastian bahwa calon TKI yang dokumennya sudah kami proses, benar-benar ada. Bukan sekedar data kosong. Jangan sampai setelah bolak-balik proses dokumen untuk mendapatkan visa selama berminggu-minggu, saat tiket pesawat hendak dibeli, calon TKI tak ada di penampungan.

Jadi itulah mengapa, semua asrama TKI PLRT yang dikelola PJTKI/PPTKIS tertutup rapat. Dalam keadaan mendesak, calon TKI itu diperbolehkan keluar atau bahkan pulang. Tentu saja atas jaminan pihak sponsor mereka.

Khusus TKI PLRT dengan penempatan di negara-negara macam Taiwan, Hongkong, Singapura biasanya malah lebih ketat lagi. Sebab pelatihannya juga lebih tinggi standarnya.

Bagaimana dengan TKI formal, profesional, atau mereka yang bekerja pada perusahaan, proyek dan sebagainya. Untuk kategori ini, PJTKI/PPTKIS hanya menampung mereka saat menjelang tes & interview atau proses dokumen saja. Jarang sekali PJTKI/PPTKIS mengadakan pelatihan untuk mereka.

Karena pelatihan itu pada dasarnya bukan keahlian yang dimiliki PJTKI/PPTKIS. Kami ini perusahaan perekrutan. Tugas asli kami ya mencari pekerja sesuai bidang yang diminta oleh klien. Untuk membuktikan bahwa TKI (pekerja) yang kami cari punya kemampuan, ya harus ada sertifikat. Payahnya negara kita sangat minim memperhatikan ini.  Tanya saja ke BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi)

Lalu apakah tidak ada PJTKI/PPTKIS yang mengadakan pelatihan untuk TKI formal & profesional? Ada. Tapi sedikit sekali dan biasanya hanya demi meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris saja. Contohnya pernah ada beberapa PJTKI/PPTKIS mengadakan pelatihan bahasa Inggris khusus perawat. Dan supaya tak ditinggal begitu saja, PJTKI/PPTKIS biasanya menahan ijazah sang perawat yang ikut pelatihan.

Iya dong. Kalau tak ada jaminan apa-apa, sementara PJTKI/PPTKIS sudah mengeluarkan dana untuk pelatihan, kalau ditinggal siapa yang mau ganti?

Pemerintah? Atau mungkin Anda?

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

10 Balasan ke Mengapa semua penampuan TKI PLRT tertutup?

  1. Syam berkata:

    Kenapa P’Humari sudah lama tidak membuat tulisan lagi?

    • Humari berkata:

      Alasannya ini:
      1. Kebanyakan masalah yang beredar di media tentang TKI PLRT pembahasannya (yang ngelantur maupun yang benar) sudah bejibun di TV dan koran. Dan itu juga tak terlalu berguna buat pembaca blog ini yang rata-rata cari info bukan sebagai pembantu rumah tangga.
      2. Saya lebih cenderung membahas peluang buat TKI yang mencari kerja untuk di perusahaan bukan di rumah tangga. Lebih bermanfaat.
      3. Kalau soal TKI PLRT (rumah tangga) yang saya tulis, isi blog saya nanti nyelekit melulu. Saya gak ingin terlalu banyak menulis kritik.

  2. yuningsih berkata:

    Yth. Pak Humari,
    Bapak,saya mau tanya,jika tki unfit setelah sampai di Taiwan, dan dipulangkan ketanah air,apakah tki tsb bisa klaim asuransi? karena yang memulangkan pihak medikal Taiwan. Dan bagaimana cara urus asuransi tsb.bila bisa? kronologisnya begini: tki setelah test medikal akhir fit,dan 2minggu kemudian diberangkatkan ke Taiwan, sampai di Taiwan ternyata unfit setelah pemeriksaan feces, dinyatakan desentri amuba,waktu medikal akhir di tanah air tidak diperiksa fecesnya,tapi di Taiwan diperiksa fecesnya. nah kamhp ingin mengklaim asuransi apa bisa? PT kurang kooperatif dan bila kami tanya jawabnya tidak tahu. Mohon pencerahanya pak, sekian terimakasih, sangat kami tunggu pencerahan bapak.

    • Humari berkata:

      Bisa lapor langsung ke BNP2TKI ke saluran bebas pulsa: Halo TKI 0800 1000. PJTKI/PPTKIS malas urus karena nanti yang disalahkan semua pihak adalah PJTKI/PPTKIS. Padahal yang meloloskan adalah klinik.

  3. Marjo berkata:

    ass.alaikum pak.sya mau tanya.untuk ctki yg ada di penampungan untuk krja tjuan taiwan.apa bisa mengundurkan diri dan apa harus ganti biaya medical +penyambungan paspor?

    • Humari berkata:

      Bisa. Soal biaya, tergantung sampai mana prosesnya dan siapa yang selama ini membiayai. Kalau sdh menjelang berangkat ya bakal lumayan mahal, sebab proses di Taiwan juga sudah berjalan.

  4. achmad efendi berkata:

    kira kira berapa ya biaya untuk membatalkan proses tersebut….kasihan adik aku sudah 11 bulan di pt tpi kayaknya gak ada keputusan……maklum kami orang miskin ….ingin merubah nasib

    • Humari berkata:

      Ada perjanjian sebelumnya dengan PJTKI/PPTKIS gak? Kalau ya baca lagi. Rata-rata, durasi menunggu di PJTKI/PPTKIS tak lebih dari 3-4 bulan di asrama. Lebih dari itu, calon TKI berhak mundur tanpa mengganti apa-apa.

  5. Saya sebagai pencari tenaga kerja yang tak ada ikatan dengan PT PJTKI tersebut dan setelah dlulus medikal dan dilakukan penampungan di PT lalu karena lama calon tersebut mengundurkan diri apakah semua biaya tersebut dibebankan kepada yang cari calon TKI tersebut mohon penjelasan terima kasih

    • Humari berkata:

      Kalau mau rekrut untuk salah satu PJTKI/PPTKIS ya harus ada perjanjian. Berapa lama prosesnya hingga terbang. Misalnya tertulis di atas perjanjian 3 bulan. Kalau lewat dari itu bagaimana, apa kompensasinya. Kalau mundur apa pula sanksinya. Kalau kayak begini ya repot. Jadi semua tergantung Anda dan PJTKI/PPTKIS. Kalau tak ada perjanjian di muka? Semua bakal jadi hokum rimba. Siapa yang lebih kuat dia menang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s