Prosedur Medical Check Up untuk calon TKI ke negara-negara Arab berubah

Info mengenai lowongan lewat PPTKIS/PJTKI silakan klik https://tklnformal.wordpress.com/

Revisi: 9 Maret 2016

Bagi anda calon TKI mandiri yang akan berkerja ke negara-negara Arab Teluk yang tergabung dalam GCC (Gulf Cooperation Council) yaitu Arab Saudi, UEA, Oman dan Kuwait untuk proses cek medis sekarang berubah. Untuk calon TKI yang hendak ke Qatar saat ini tak perlu menjalani cek medis di klinik anggota GAMCA.

Sebelum mendatangani klinik, siapkan KTP, paspor, kontrak kerja (fotokopinya bisa), KK, Akte Lahir atau ijazah terakhir, serta surat izin dari orang tua atau bagi yang sudah menikah, suami/istri. Datang ke kantor BP3TKI terdekat untuk mendapatkan nomor ID TKI. Alamat BP3TKI silakan klik kalimat ini.

Setelah mendapatkan nomor ID TKI, untuk anda yang hendak menjalani medical check up di Jakarta, silakan datang ke kantor GAMCA di Gedung Binawan Jl. Kalibata no 1 untuk dengan membawa paspor untuk mendapatkan klinik yang dirujuk GAMCA Indonesia. Untuk registrasi GAMCA Indonesia memungut 200.000 rupiah. Cukup mahal. Tapi karena mereka penguasa, ya kita tak bisa apa-apa. Kecuali ada yang mau gugat ke KPPU. Sebab selain peruntukan uang itu tidak jelas, sebagai konsumen kita juga tak bisa memilih. Total dipilihkan ala sistem komunis.

Ok kita kembali ke pembahasa utama.

Setelah mendapatkan alamat klinik rujukan, saat hendak memeriksakan diri bawa fotokopi paspor, foto berwarna 4×6 sebanyak 4 lembar dan uang satu juta rupiah serta jangan lupa no ID TKI yang anda dapat dari BP3TKI. Siapkan dua-tiga hari untuk urusan satu ini. Sebab ada terkadang pihak klinik akan memanggil anda untuk mengkonfirmasi beberapa hal.

Bagi Anda yang tinggal atau hendak memeriksakan diri di Surabaya, tak perlu ke kantor GAMCA Indonesia di Jakarta sebab bisa datang langsung ke klinik Ultra Medica dengan membawa paspor, foto berwarna terbaru 4×6 sebanyak 4 lembar dan uang satu juta rupiah serta no ID TKI yang sudah anda dapat dari BP3TKI.

Berikut daftar klinik GAMCA yang hanya berada di wilayah Jakarta dan Surabaya:

  1. Afiat Medical Centre    Jl Condet Raya No 16, Jaktim
  2. Amanah Medical Centre    Jl Tebet Raya No 31, Jaksel
  3. Insani Medical Centre    Jl Basuki Rahmad No 18, Jaktim
  4. Nurhuda Medical Centre    Jl Otista III No 13, Jakarta Timur
  5. Al Hikma Medical Centre   Jl Asem Baris Raya No 15 Jaksel
  6. Ar Rahmah Medical Centre    Jl Dewi Sartika (di samping PGC Cililitan)
  7. Avida Medical Centre    Jl Cipinang Cempedak, No5 Jaktim
  8. Amalia Medical Centre    Jl Dewi Sartika No349 Jaktim
  9. Ar Ridha Medical Centre   Jl Kamp Melayu Besar 13 Jaktim
  10. Dewi Sartika Medical Centre   Jl Dewi Sartika No261,  Jaktim
  11. Salamat Medical Centre    Jl Abd Syafei Gdg Peluru 18 Jaksel
  12. Rayhan Medical Centre   Jl Tebet Timur Raya 141, Jaksel
  13. Assa’adah Medical Centre   Jl Tebet Timur Raya No 58, Jaksel
  14. Haninah Medical Centre    Jl Budi No21 Cawang, Jaktim
  15. An Nur Medical Centre    Jl KH Abd Syafei No12 Jaksel
  16. Bakthir Medical Centre   Jl Raya Condet No6, Jaktim
  17. RS MCU Haji Jakarta    Jl Raya Bekasi 122  Cipinang
  18. Hidayah Medical Centre    Jl Tebet Timur III/1 No7, Jaktim
  19. Moslem Medical Centre   Jl Mesjid Condet No39, Jaktim
  20. Azzahra Medical Centre    Jl Kalibata Raya 6 Cililitan Jaktim
  21. Zam-Zam Medical Centre   Jl Otista Raya No 119 Jaktim
  22. Ar-Raudah Medical Centre   Jl Tebet Raya No77, Jaksel
  23. Klinik Ultra Medica Sby   Jl Nias No 26, Surabaya
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

141 Balasan ke Prosedur Medical Check Up untuk calon TKI ke negara-negara Arab berubah

  1. Hadeka berkata:

    Saya sudah masuk ke sini http://gcchmc.org/Gcc/Login.aspx tapi gagal sign in. Klik “Apply for medical check up” juga tidak bisa.

    • Humari berkata:

      Bisa kok. Saya sudah jajal barusan. Jangan sign in. Cukup klik “Apply For Medical Check-Up”

      • rini berkata:

        Saya sudah mencoba tapi gagal juga

      • Humari berkata:

        Saya barusan cek. Dan tak ada masalah.

      • Hadeka berkata:

        Ternyata gadget saya yang tidak mendukung flash. saya coba di hp, ternyata bisa cuma gagal pada proses submit code. Padahal saya sudah mengisinya dengan benar. Failed for registration katanya gitu.

      • surya berkata:

        Pak, kalau di klinik yang di situs itu, apa bisa juga untuk apply visa keluarga?

      • Humari berkata:

        Setahu saya cuma untuk visa kerja. Coba Anda hubungi kliniknya. Mereka yang lebih paham soal itu.

      • surya berkata:

        Pak, kalau di klinik yang di situs itu, apa bisa juga untuk apply visa keluarga?
        Saya rencana akan menggunakan jasa pengurusan visa, tapi kemaren saya tanya ke orangnya, kliniknya belum bisa selain Jakarta atau Surabaya. Sementara di web itu ada Malang dan Mataram. Apa belum semua agen terupdate datanya? Atau harus agen yang menginputkan datanya?

        *Negara tujuan Saudi Arabia.

      • Humari berkata:

        Maaf, saya juga belum juga coba untuk di Malang dan Mataram, jadi belum tahu klinik mana yang sudah ditunjuk oleh Kemenkes GCC.

        Setahu saya update semua, karena pengawasan oleh Kemenkes GCC sangatlah ketat. Sekitar tiga minggu yang lalu saya bertemu dengan tim inspeksi mereka di Jakarta

      • Surya berkata:

        Untuk klinik itu, apa statusnya di kemenkes gcc khusus Pak? misal klinik A hanya bisa untuk medical visa kerja, klinik B bisa visa kerja sama keluarga. Atau umum saja?

      • Humari berkata:

        Hasil cek medis klinik biasa hanya berlaku buat anak-anak usia 12 tahun ke bawah. Asal laporannya dalam bahasa Inggris, biasanya diakui.Begitulah pengalaman kami sebelumnya.

      • Surya berkata:

        Maksudnya cek klinik biasa itu bagaimana ya Pak? Bukan dari yang terdaftar di web gcc itu atau bagaimana?
        Mengenai diterima tidaknya, tergantung bahasa laporannya ya Pak. Bukan status terdaftarnya di kemenkes GCC?

      • Humari berkata:

        Klinik/RS di daerah. Itu untuk anak usia 12 tahun ke bawah. Yang 12 tahun ke atas mereka akan minta dicek di klinik GCC

      • surya berkata:

        Terima kasih informasinya Pak.
        Rencana saya akan urus medical di Surabaya, sementara visa akan diurus agen di Jakarta. Semoga tidak ada masalah.

      • Humari berkata:

        Sukses buat Anda

  2. Hendra berkata:

    Bapak Bisa tolong bantu proses apply invitation family visa ke kedutaan saudi tidak ? Kalau bisa, apa saja persyaratannya dan berapa biayanya? Jawabnya Lewat email saja. Terimakasih.

  3. Rini berkata:

    Saya ingin berbagi pengalaman,
    mencoba beberapa kali apply via online gagal, akhirnya dibantu oleh salah satu pihak klinik dan diarahkan ke klinik yang harus dituju.
    ternyata , menurut pihak klinik, meskipun berulang kali gagal registrasi. ternyata sudah terdaftar secara online. Coba saja masukkan nomor passpor di kolom yang tersedia untuk print kertasnya.
    Pak, saya ada pertanyaan. Tadi saya ke embassy tapi tutup karena akhir bulan. Karena hari senin nanti saya sudah tidak di JKT, maka akan diwakilkan. menurut security nya saya diharapkan untuk membawa hasil medical, foto kopi passpor, offer letter, serta surat permohonan. Bisa dibantu pak seperti apakah surat permohonan itu?

    • Humari berkata:

      Permohonannya dalam bahasa Inggris. Intinya memohon untuk penandatanganan dokumen medical report. Saya sendiri tak punya contohnya. Tapi pakai format yang dibuat sendiri, selalu diapproved kok.

  4. adam berkata:

    pak humari saya mau tanya… saya di tawari visa 6 bulan ? bagaimana pendapat anda mengenai visa ini, mohon penjelasannya mengenai visa ini ? apakah bisa di perpanjang setelah kita berada di luar negri.

  5. adam berkata:

    australia pak, bagaimana ?

    • Humari berkata:

      Maaf, saya tak ada info buat standar cek medis Australia. Kalau dapat visa kerja dari sana, info semacam ini bisa ditanyakan langsung ke Kedubes mereka di Jakarta.

  6. Bisma berkata:

    Pak Humari, saya TKI mandiri yang aan bekerja di UAE, apa setelah selesai MCU harus di stamp di kedutaan UAE ?

    salam
    Bisma

  7. erli berkata:

    Pak Humari, saat ini saya akan mengikuti kursus diklat korea, saya pernah menanyakan pada staff di lkp tsb apakah saya yang punya riwayat radang tonsil akan lolos saat medical check up, jawabannya saya disuruh tanya kepada dokter yang menangani saya. tapi saya belum saya lakukan.
    nah, pak apakah saya bisa lolos saat medical check up nanti bila saya lulus tes eps? biasanya faktor kesehatan apa saja yang menyebabkan ctki tidak lolos tes medical check up?

    terima kasih

    • Humari berkata:

      Paling umum diwaspadai adalah bila Anda pernah mengidap penyakit menular (TBC, liver/hepatitis dan sejenisnya). Soal lolos medical check up apa tidak, saya tentu tak bisa menentukan. Kalau tak yakin lebih baik tes medical check up dulu sebelum ikut pelatihan bahasa Korea lalu tes EPS Topik.

      • erli berkata:

        selamat sore pak,
        tadi siang saya melakukan cek paru2, dan ternyata saya terkena radang bronkitis. sekarang saya akan mengikuti terapi dan pengobatan untuk menyembuhkan amandel dan menghilangkan lendir di paru2 saya. apakah nanti setelah sembuh akan jadi masalah karena riwayat saya tsb? karena dari info2 pnyakit paru2 bisa menggagalkan ctki saat medical check up.
        ah tentu bapak tidak bisa menentukan :), yang saya maksud adalah dari pengalaman bapak membantu para ctki, faktor2 kesehatan apa yang biasanya menyebabkan ctki gagal di medical check up. apakah gigi berlubang juga menjadi masalah pak? apakah hal-hal tersebut nanti bisa dikategorikan unfit oleh hrd korea?

        terima kasih banyak pak. maaf bila terlalu banyak bertanya

      • Humari berkata:

        Negara penempatan sangat sensitif soal paru-paru. Karena negara kita gudangnya penyakit paru-paru. Karenanya mereka kerap main pukul rata. Kalau sudah bermasalah dengan paru-paru, mereka tak mau meloloskan. Soal gigi berlubang tak masuk hitungan kok.

  8. age yudy berkata:

    selamat siang pak humari,,saya TKI mandiri,,,saya mau MCU tp setelah daftar online kq gagal trus ya,,?? thx before,,

  9. ayah thari berkata:

    rumah sakitnya kok di Jawa semua…saya yang di ACEH jadi berat diongkos… 😦

  10. ayah thari berkata:

    saya buka pakai PC, tapi diseluruh screen tidak ada tulisan “Apply For Medical Check Up”…yang ada register for a medical centre disebelah kiri atas….disebelah mana pak…???? thanks

    • Humari berkata:

      Untuk sekarang kembali ke cara sebelumnya: datang langsung ke kantor GAMCA di Gedung STIKES Binawan Jl. Kalibata No 1 Jakarta. Dari sana GAMCA akan menunjuk klinik mana yang akan perlu Anda datangi.

      Aturan konyol ini diberlakukan lagi mulai 2 bulan lalu.

  11. uliil berkata:

    Pak Humari, kantor gamca hari sabtu buka? begitu juga klinik rujukanya? saya berulang kali tlp ke nomer gamca diatas ga pernah nyambung.
    Terima kasih Pak

  12. Pak Humari, saya mau tanya. Berdasarkan tulisan bapak diatas, untuk TKI mandiri dengan tujuan kerja Qatar tidak perlu lagi melakukan medical check up di klinik-klinik dibawah GAMCA. Saya sudah dapat written employment contract dari sebuah perusahaan di Qatar, namun salah satu dokumen yang harus saya upload adalah GAMCA medical certificate. Herannya, ayah saya yang kebetulan mendapat penempatan kerja di Qatar juga tidak perlu berurusan dengan Qatar (sejalan dengan apa yang bapak tulis). Saya minta rujukan tulisan bapak, boleh? Terima kasih.

    • Humari berkata:

      Silakan saja, tapi saya hanya blogger, bukan pengambil keputusan. Banyak perusahaan di Qatar sendiri tidak tahu soal ini. Sebab pihak GAMCA selalu umumkan bahwa semua penempatan tenaga kerja asing di negara Arab Teluk (GCC) harus dicek lewat klinik GAMCA. Qatar memang salah satu anggota GCC. Tapi khusus Qatar tidak memberlakukan medical standar GAMCA.

      • Oya. Sumber resmi-nya dari mana Pak? Minta link-nya. Tapi kenapa kantor saya masih memintakan GAMCA medical documentation ya pak? Pun begitu yang dikatakan BP3TKI (pagi tadi saya konsultasi kesana). Kemudian, apa saya perlu mengurus KTKLN di BP3TKI? tidak ada perintah dari kantor saya, dan begitu juga ayah saya tidak diminta untuk mengurus KTKLN. Apa efeknya kalau saya tidak mempunyai KTKLN? Saya dengar tidak akan diperbolehkan keluar dari Indonesia. Betulkah? ayah saya sudah dapat visa kerja, dan bbrp minggu yang lalu ke Qatar untuk pengenalan.

      • Humari berkata:

        Minta kantor Anda tanya ke imigrasi Qatar. Soal sumber tertulis dari instansi resmi tak ada. Tapi itu yang berlaku hingga hari ini.

        KTKLN itu syarat dari negara kita. Kartunya sendiri gak penting. Yang penting data WNI yang bekerja di luar negeri ada di pemerintah. Data ini penting agar bila terjadi masalah dapat segera berkoordinasi dengan pihak terkait.

  13. Lalu Ahmadi Jaya berkata:

    pak Humari, mohon informasi bagaimana cara mendaftarkan klinik supaya bisa menjadi anggota GAMCA ? , bagaimana caranya supaya klinik yang kita kelola bisa terdaftar untuk melayani TKI ke timur tengah ?

  14. satya berkata:

    Pak Humari, apa saja yang diperlukan untuk apply medical check up GAMCA? mengingat aturannya kerap berubah dan saya menemukan tata cara untuk gamca yang mengharuskan ada no ID CTKI dan lain sebagainya.
    kalau dulu hanya copy passport dan photo saja.

    mohon infonya.

    • Humari berkata:

      Daftar langsung ke kantor GAMCA di Gedung Binawan Jl. Kalibata Raya No 1. Bawa paspor & pas foto 4×6 empat lembar. Nanti mereka akan memberi rujukan ke klinik mana yang Anda tuju

  15. lea berkata:

    pagi pak humari, saya mau tanya…pengurusan ID TKI harus sebelum GAMCA/medical atau boleh setelahnya?
    terima kasih.

  16. meilani berkata:

    Saya mau tanya pak, GAMCA itu utk weekend apakah tetap buka? Juga jam operasionalnya dari jam brp smp jam brp ya?
    Terima kasih

  17. Setyo Adhi berkata:

    Pak numpang tanya juga, saya posisi di Malang. Nah saya coba register online tidak ada pilihan “Apply For Medical Check Up”, karena itu apakah bisa saya lgs pergi ke approved GCC clinic yang ada di Malang? terimakasih.

  18. Saya ingin berbagi pengalaman.tahun 2012 saya pernah bekerja di abudhabi..prosesnya mmg berbeda dengan sekarang.Pada tahun tsb saya hanya mengurus MCU ( Pihak perusahaan hanya menentukan poin2 mana aja yg harus diperiksa dan mereka yg menentukan nama klinik or RS yg bekerjasama ),passport,KTKLN.Dan setelah semuanya selesai kita tinggal tunggu visa dan flight tiket kita by email.Sesampainya di abudhabi perusahaan mengurus ID kita ( kalau indonesia KTP ),rekening payroll utk penggajian,dan MCU ulang di klinik mreka untuk mencocokkan hasil medical kita dri INDONESIA.

    Dan saat ini saya malah jadi bingung pak Humari..saya keterima di Oman.Perusahaan meminta kelengkapan file yaitu GAMCA untuk penguruasan VISA saya diOman.Saya searching di om Google trnyata hanya ada di jakarta dan surabaya.prosesnya yaitu mmpersiapkan ID TKI, Job Offering Letter/contract, dan passport.
    Mohon pencerhaannya pak mngenai hal berikut :
    1.Saya berdomisili di batam, apa bisa pal saya nantinya minta rujukan dari GAMCA di jakarta untuk MCU nya di batam?
    2.Untuk ID TKI sendiri apa bisa saya urus di BNPTKI batam pak?Mengingat waktu supaya tidak bolak balik batam jakarta
    3.Apa tidak pilihan lain ya pak selain prosedure GAMCA ini utk bekerja di UAE ?
    4.Kalau mngurus sendiri ke jakarta utk GAMCA nya pak..kira2 brpa hari yg dibutuhkan sampai selesai agar tidak bolak balik batam jakarta.
    5.KTKLN itu masih berlaku gk pak ? Soalnya saya pernah baca artikel atau kutipan UU.bahwa KTKLN itu tdk lgi jdi permasalahan utk TKI di imigrasi airport Indonesia.

    Maaf pak Humari kalau pertanyaan saya banyak…mohon pencerahaannya pak.Terimakasih

    • Humari berkata:

      1. Anda harus ke Jakarta. Klinik Gamca tidak ada di Batam.
      2. Kalau TKI mandiri tak perlu. Bilang saja pada klinik Gamca di Jakarta, Anda adalah TKI mandiri. Nanti setelah keluar medical report, kirim ke Oman via email. Oman akan kirim visa ke Anda via email juga. Visa via email, medical report nanti dibawa ke P4TKI di Batam Center untuk mendapatkan KTKLN.
      3. Tidak ada.
      4. Minimal dua hari. Hari pertama medical check up, hari kedua mendapatkan medical report atau kadang dilakukan pemeriksaan ulang kalau ada yang masih diragukan.
      5. Masih. Karena UUnya belum dicabut. Pelaksanaan di lapangan memang ada kekacauan, karena pejabat kita bahkan Presiden suka melontarkan wacana tanpa melihat UU. Saran saya lebih baik urus KTKLN daripada repot menjelang berangkat yang bisa mengakibatkan kerepotan

      Semoga sukses.

  19. Bayujayandana berkata:

    pak,saya tdk bisa register online nya. apakah saya bisa langsung datang ke medical centre nya utk medical check up?
    rencana hari selasa tgl 28 juli ,saya akan lakukan medical check up.
    dari kemarin saya mencoba menelepon beberapa medical centre nya tapi tak ada yg menjawab.
    rencana saya akan melakukan medical check up di Ar Rahmah Medical Centre, Cililitan.
    terima kasih

  20. ardy berkata:

    pak Humari,
    Assalaamuaaykum
    Terimakasih info di websitenya sangat membantu.
    Saya mau tanya, krn saat ini saya berada di LN (australia) dan harus test gamca dan krn di tempat tinggal saya tdk ada medical center utk gamca saya mesti balik ke Indonesia.
    saya baca bhw saya harus punya ID Calon TKI sblm bisa Gamca test…
    apakah itu benar ?
    krn bearti saya hrs mengurus ID tsb.

    • Humari berkata:

      Harus pulang ke Indonesia.

      Soal ID bilang saja TKI mandiri. Nanti setelah visa keluar, tinggal datang ke BP3TKI terdekat dengan bawa paspor, visa, medical report dan kontrak kerja untuk proses KTKLN. Cuma makan waktu beberapa jam saja kok.

  21. shohib berkata:

    Pak mau nanya nih
    Sepupu mau masuk malaysia
    Dia gak tau Medical yang di haruskan sekarang adalah Medical online.
    Jadi sekarang dia uda terlanjur Medical kayak yang dulu.
    Trus apa bisa hasil keputusan Medical yang lama di masukkan data datanya ke Medical online?
    Karena kalau Medical lagi kan jelas nambah biaya pak

  22. Charles S berkata:

    Pak Humari, Berapa biaya Medical check Up di Gamca saat ini dan certificate itu Validity nya berapa lama ya Pak?

  23. Takehisa berkata:

    Salam Pak Humari. Terima kasih infonya. Saya sudah punya visa kerja di Oman dan skrg lg mau urus visa utk istri saya. Utk medcheck ini apakah masih perlu daftar lewat GAMCA dulu apa bisa langsung ke klinik ya Pak? Terima kasih sebelumnya.

  24. Mega Tambunan berkata:

    malam pak saya mega dari bali
    saya dapat offer letter dari Qatar, dulu saya pernah ke dubai medical lewat Gamca juga di jakarta
    cuma saya baru tau di surabaya dan mataram ada klinik yg listed dari GCC, cuma pertanyaan saya untuk registrasinya harus ke kantor Gamca jakarta atau bisa langsung datang ke klinik baik di surabaya/mataram?soalnya saya tinggal di bali biar lebih murah biayanya.
    boleh kasi saya info no telepon kantor gamca yg di surabaya atau alamat kantor gamca di mataram pak?atau langsung ke kliniknya saja cukup??terima kasih pencerahannya pak
    sudah coba google gak ketemu

    • Humari berkata:

      Di Mataram gak ada. Di Surabaya ada. Bisa datang langsung kok. Gak perlu ke Jakarta

      • Erik berkata:

        Pak Humari,

        Terimakasih telah menulis blog yang sangat bermanfaat, menambahkan jawaban dari pertanyaan Mega Tambunan diatas untuk ber GAMCA di Surabaya bisa datang langsung ke Klinik Ultra Medika Jl.Nias No.26, telp 031-5032055, tidak perlu daftar ke Gamca Jakarta, registrasi Gamca dilakukan oleh pihak klinik, jangan lupa untuk membawa beberapa persyaratan sbb:
        – Copy paspor, lebih bagus yang berwarna dan jelas
        – Copy KTP
        – Surat keterangan kerja dari perusahaan atau offer letter dari perusahaan.
        – Pas Photo 1 lembar 3×4 atau 4×6 background bebas.
        Pelayanan di Ultra Medika cukup baik walaupun agak sedikit kurang terorganisir, tetapi mereka berusaha memberikan pelayanan yang baik.

        Terimakasih semoga bermanfaat

      • Humari berkata:

        Sama-sama, Pak Erik

  25. Moch Wiranto berkata:

    Selamat malam pak
    Saya mau tanya tentang kreteria medical checkup, soalnya saya gagal dalam medical checkup karena ada bekas paru-paru….waktu saya berobat di puskesmas dan menjalani test dahak untuk tbc saya dinyatakan negatif atau tidak mengidap (saya pernah kena TBC)….sedangkan pihak medical ar-rahmah yang di cililitan disuruh berobat tapi tidak memberitahu untuk berobat apa?
    Apa yang harus saya lakukan untuk lolos di medical checkup? Tolong diberi saran!!!!

    • Humari berkata:

      Klinik Arrahman menolak halus. Mereka tahu Anda sudah sembuh. Tapi mereka tak berani meloloskan karena bekas TBC masih ada di paru-paru dan takkan hilang. Negara Arab juga Malaysia memang tak mau menerima pekerja yang sudah pernah mengidap penyakit TBC. Saran saya Anda cek medis di klinik non GAMCA (Prodia misalnya). Hasilnya, baik dari Arrahmah dan Prodia, Anda forward ke perusahan yang sudah menerima Anda. Kalau perusahaan setuju, mereka akan mengeluarkan surat pernyataan tidak berkeberatan yang ditujukan kepada klinik Arrahman. Tapi sebelum melakukan ini konsultasi dulu dengan Arrahmah

      • Waldo Bansaleng berkata:

        Pak Humari Yth.

        Pengalaman saya (saya kerja di HR di Abu Dhabi) waktu mendatangkan pekerja dari Indonesia (awal tahun 2015), walaupun sudah lolos Medikal GAMCA di Indonesia, harus tetap menjalani Medikal buat Visa (SEHA). Siapapun yang kedapatan ada bekas TBC, walaupun sudah dinyatakan sembuh, tetap ditolak. Ujung-ujungnya dipulangkan sebab visa entry (berlaku max 60 hari)-nya tidak bisa ditransfer menjadi Visa Kerja Tetap. Untunglah, rekan saya dari Indonesia di atas tidak punya riwayat TBC. Satu orang rekan dari Filipina tidak beruntung dan harus pulang

        Makasih atas dimuatnya komentar saya, semoga bisa bermanfaat

      • Humari berkata:

        Ya, benar. Makanya klinik GAMCA di Indonesia, sebagian besar 99% kalau mendapati ada bekas penyakit TBC takkan meloloskan. Terima kasih atas infonya

  26. sepan berkata:

    bos minta infnya. kok gk ada menu apply nya

    • Humari berkata:

      Tak perlu apply. Langsung saja datang ke klinik bawa paspor, ktp, pasfoto 4×6 empat lembar dan bayar 1 juta rupiah ke klinik

  27. ardiansyah berkata:

    halo Mas…saya ingin tanyakan..wajib kah MCU gamca untuk kami2 pekerja yang akan bekerja di arab saudi..? tidak bisakah digantikan dengan MCU lainnya..? terima kasih

  28. hotamul berkata:

    permisi pak,
    saya punya riwayat hepatitis b,itu.dah pasti g bisa jadi tki p pak?
    bagaimana caranya agar bisa jadi tki pak,saya kepengen kerja kekorea.terus sebelum ikut tes saya pingin chek up,yg biasa buat medikal chek up untuk tki dimn y pak,daerah bekasi dan jakarta.
    trimakasih pak

  29. ricka berkata:

    Dear Pak Humari,
    Terimakasih blogny sangat bermanfaat

    Saya internship coordinator untuk salah satu kampus perhotelan di Batam
    Saat ini ada beberapa mahasiswa saya yang telah lulus interview di salah satu hotel di Doha, Qatar (3 orang wanita WNI & 1 org lelaki WN India)

    Yang ingin saya tanyakan, dari pihak hotel menanyakan :
    Medical Certificate with following tests:
    o Chest X-Ray
    o HIV 1
    o HIV 2
    o HCV
    o HBsAG
    o HAV IGM
    o Hepatitis B
    o Stool Examination
    Police Certificate stamped by Ministry of Foreign Affairs and Qatar Embassy in your country.

    Please note above documents are required to be submitted before we can start the immigration visa processing which could take approximately 2 weeks to complete.

    Apa yang harus dilakukan pak? Apakah harus daftar ke GAMCA dulu atau bisa langsung ke registered medical centre atau bisa ke klinik mana saja pak? (mengingat penempatan ke Qatar dan posisi kami di Batam)

    Apa maksudnya Police certificate yg di cap Menlu&Qatar Embassy pak?? Koq bukan oleh UAE embassy ya pak?
    Apakah hasil medical check up harus dicap oleh UAE embassy juga pak?

    Bagaimana proses untuk 1 mahasiswa WN India tersebut, pak? apakah sama dengan yang lainnya? bagaimana cara mendapatkan Police certificate (SKCK) untuk dia?

    terimakasih pak..

    • Humari berkata:

      Untuk Qatar tak perlu standar GAMCA. Anda datangi salah satu medical clinic di Batam yang biasa buat orang-orang Migas, sodorkan poin-poin di atas, tanya apakah mereka memeriksa sesuai yang diminta dan mengeluarkan report dalam bahasa Inggris. Kalau ya bisa ko

      Police clearance ya untuk warga kita saja. Kalau SKCK untuk luar negeri dibikin di Polda Provinsi masing-masing lalu diterjemahkan (meskipun SKCK luar negeri dalam bahasa Inggris) dengan sworn translator dan ditandatangani Kemenlu, Kemenkumham dan Qatar Embassy di Jakarta. Untuk medical report Qatar tak perlu cap dari Embassy mereka. Qatar dan UEA itu beda negara

      • ricka berkata:

        Terimakasih Pak atas jawabannya,

        saya baru tahu kalau UAE dan Qatar adalah negara yang berbeda
        jadi yang harus dilakukan hanya SKCK dari POLDA Provinsi dan diterjemahkan dengan sworn translator
        terus pak, nanti proses mendapatkan visanya sampai berada didalam paspor bagaimana?
        yang dimaksud dengan “sworn translalor” itu apa ya pak?

        ini kebetulan ada satu lagi mahasiswa saya yang akan diberangkatkan ke Ras Al Khaimah, untuk medical check upnya sudah dikirimkan ke pihak hotel disana untuk diproses..
        nah.. sama dengan pertanyaan sebelumnya pak, nanti proses mendapatkan visanya sampai ada di dalam paspor seperti apa ya pak??

        terimakasih

  30. haryono berkata:

    Persyaratan medical pa ja pak

    • Humari berkata:

      Bawa paspor, foto berwarna 4×6 empat lembar dan uang 1 juta rupiah.

      • omfahmiaja berkata:

        gak perlu bawa surat kontrak kerja/pk ke gamca pak? k t nya hrs bawa id tki juga yg slh satu syaratnya jg pk dr uae sana yg udah di atestasi di kbri di uae sana?

      • Humari berkata:

        Untuk TKI mandiri tidak perlu kontrak kerja yang disahkan KBRI. Bahkan dikirim lewat email saja boleh. Kalau melalui PJTKI baru harus melalui pengesahan di KBRI. Satu lagi, kontrak hanya bisa atas nama perusahaan bukan perorangan.

      • omfahmiaja berkata:

        saya dpt tawaran dr bekas bos saya di dubai,cuma sbg penjaga toko (baqalah) gaji cuma 1000drhm yg ktnya ga bisa mnrt versi pjtki hrs 1500drhm . skrg mrk minta dikirimin hasil m.c.u, tapi saya denger m.c.u di gamca di pinta pk/id tki yg dgn kategori spt saya ini konon hrs via pjtki :d alias ga bs brgkt sendiri.
        mnrt bp humari apakah bisa saya m.c.u tanpa pjtki, dan mengurus sendiri?
        kalau hrs melalui pjtki, ada referensi pjtki yg recomended kah? dan kira2 biayanya brp? saya sdh pnya epaspor.

  31. Joe Josa berkata:

    Halo Pak Humari,

    Terimakasih blognya sangat membantu.

    Saya ada panggilan interview ke Abudhabi yang diatur oleh agent recruitment di Abudhabi.
    Saat ini saya sedang mengurus visa untuk visit ke UAE untuk keperluan interview.
    Saya diminta untuk melakukan medical test ke attested medical test yang saya yakin seperti list yang sudah diberikan di blog ini.
    Yang ingin saya tanyakan adalah:
    – Apakah saya perlu pergi ke Gamca terlebih dahulu atau bisa langsung ke klinik yang ada di list, mengingat kinjungan saya saat ini kke Abu Dhabi hanya untuk keperluan interview (1 atau 2 hari di Abu Dhabi).
    – Apakah saya perlu menyiapkan KTKLN juga?

    Terimakasih Pak.

    • Humari berkata:

      1. Anda masuk ke sana dengan visa apa? Kunjungan? Kalau ya tak perlu medical check up.
      2. Tidak perlu.

      • Joe Josa berkata:

        Pak Humari, terimakasih responnya.
        Medical checkup tersebut diminta oleh perusahaan yang mengundang saya untuk interview. Alasannya untuk keperluan visa pak.
        Apakah untuk hal ini Medical checkup hanya bisa dilakukan melalui Gamca Pak?

      • Humari berkata:

        Anda mau bekerja di Negara mana? Kami kerap melakukan medical check up dua kali. Pertama untuk cek medis standar yang diminta perusahaan di luar negeri. Kedua cek medis standar GAMCA untuk mendapatkan visa. Untuk Negara-Negara tertentu seperi Arab Saudi dan UEA, sistemnya sudah terhubung online dengan klinik GAMCA di sini.

  32. Akbar berkata:

    Blog ini membahas pembahasan yg menarik untk mreka yg ingin bkerja d luar negeri.
    Pak Humari, sya ingin bertanya, apakah bapak mengetahui list negra mana saja yg tidak begitu ketat bagi pkerja asingnya yg prnah memiliki bekas luka di paru2nya? Karena saya dengar negara2 arab GCC sngat ketat srkali dg aturan ini, apakah ada alternatif negara lain yg tidak terlalu ketat dg praturan ini?
    Terima kasih

  33. Eko Suyono berkata:

    Pak Humari.. kalau mau ke Bahrain tesnya di mana ya?

    • Humari berkata:

      Sebenarnya dimana saja bisa asal mengeluarkan medical report dalam Bahasa Inggris. Toh sesampai di Bahrain Anda harus menjalani medical check up lagi. Tak ada jaminan di sini fit di sana juga fit.

  34. Eko Suyono berkata:

    Pak mau tanya kalau mau ke bahrain tes medisnya apa bisa salah satu rumah sakit diatas.. apakah report dalam bahasa inggris..? trus apakah bisa tes sesuai permintaan?

  35. Rafaza berkata:

    Assalamualaikum Pak Humari,

    Saya mo nanya pak, Kalo saya mau Training ke Kuwait apa harus buat ID TKI jg ? itu kan syarat pengurusan MedCheck di GAMCA.
    Mohon sarannya Pak, terimakasih

    Wassalam,

  36. Moammarilyassani berkata:

    assalamualaikum…
    surat kontrak dulu atau no.identitas / no.visa yang pertama kali keluar?
    terima kasih

  37. Muhammad Ichsan berkata:

    assalamualaikum pak,
    saya mau bertanya pak,ada perusahaan yang mau merekrut saya di abu dhabi, saya sudah kirim juga medical report, akhirnya permit visa saya sudah siap pak, tapi statusnya : Refered To Department, mereka bilang harus di bawa ke embassy UEA yang ada di indonesia dulu,yang jadi pertanyaan saya adalah,,apa2 saja yang saya butuhkan untuk di bawa ke embassy UEA nanti pak?soalnya saya berdomisili di medan.

    • Humari berkata:

      Bawa medical report Anda ke Kedutaan, bikin surat permohonan legalisir dan bayar 650 ribu rupiah. Kalau mau gampang, di sekitar Kedubes UEA banyak calo, dan mereka bisa bantu dengan membayar 1 juta rupiah

      • Muhammad Ichsan berkata:

        kalo boleh tau,,itu butuh waktu berapa lama ya pak untuk proses nya?
        dan kalo saya menggunakan jasa calo yg disana, apa hanya 1 juta aja ya pak dan tidak ada biaya yg lain2?soalnya di berkas yg dikirim perusahaan yg mau merekrut saya ada 1 berkas terakhir dimana ada issue fee,request fee,electronic service,printing service dan totalnya 300 dirham, itu apa termasuk biaya diluar 1 juta itu ya pak?

  38. Humari berkata:

    Itu harga rata-rata calo di sana. Soal berkas yang terakhir yang terlampir, itu pembayaran yang dilakukan perusahaan di UAE. Di sini tak berlaku

  39. Samuel berkata:

    Malam pak humari….bagaimana caranya saya bisa hubungi bapak? Terima kasih

    • Humari berkata:

      Maaf, saya tak melayani konsultasi langsung juga tak melakukan kegiatan rekrutmen melalui blog ini. Informasi yang saya sebar murni untuk penyeimbang info-info ngawur di luar sana.

      • Samuel berkata:

        Pak Humari…saya sdh 3 x gagal medical karna ada bekas luka di paru sebelah kanan saya. Tetapi validasi di surat medical selalu dikasih selama 3 bulan dengan asumsi apakah saya masih ada harapa utk coba tes lagi. Karna ada petugas yg bilang coba ke pengobatan alternatif saja,tp saya tidak tahu jenis pengobatan alternatif yg bagaimana yg di maksud? Terima kasih

  40. fitri berkata:

    Assalamualaikum pak….mohon bantuannyaa. Saya mau ke oman….dan harus mengikuti med check up di gamca tapi tekanan darah saya tinggi. Menurut pengalaman bapak ..saya .bisa lolos medical gak pak. Mksh atas bantuannya

  41. Raras berkata:

    Pak Humari, apakah utk TKI mandiri bisa lgs mendatangi salah satu klinik Gamca registered tanpa perlu ke Gamca pusat dulu? Mohon infonya, terima kasih 🙂

  42. tarigan berkata:

    terima kasih untuk ulasannya Pak Humari, saya ingin tanyakan apakah ke Qatar masih memerlukan GAMCA? Jika bekerja sebagai awak cabin pesawat apakah saya memerlukan GAMCA?

  43. Wastono berkata:

    Pak saya mau tanya nih..
    Saya mau pergi ke Oman karena ada tawaran kerja dari bos saya yg lama..
    Nah info dari sana mesti melakukan medical check up di medical centre yg ada dalam list GAMCA..
    Bisa minta tolong Pak penjelasan prosedure untuk TKI Mandiri
    Terimakasih Pak sebelumnya

    • Humari berkata:

      Minta calon employer Anda kirim kontrak original dan distamp oleh KBRI Muscat. Setelah itu prosedure seperti yang tertulis di atas.

      • wastono berkata:

        Terimaksih atas jawabannya Pak..
        Tapi Perusahaan tempat saya domisilnya di UK tapi penempatan pekerjaan nya yg di Oman apakah mesti di stamp juga dg KBRI yg di Oman..?

  44. ega berkata:

    Pak Humari, terima kasih blog nya sangat berguna sekali. mohon infonya untuk urus medical GAMCA TKI mandiri kedutaan UAE oleh sponsor perorangan dari UAE syarat dan prosedurnya bagaimana yah? karena sponsor perorangan tidak ada kontrak kerja resmi, selain itu apakah perlu daftar ID TKI BP3TKI juga. Terima kasih

  45. adrian berkata:

    selamat malam Pak Humari,
    saya akan magang di Dubai. dan sudah MCU di klinik GAMCA.
    awalnya hasil MCU pertama unfit, karena skoliosis ringan. Setelah beberapa kali konsultasi, dinyatakan FIT.

    apakah di Dubai, tepatnya di Ras Al Khaimah nanti, akan ada MCU ulang, dan apakah ada kemungkinan dipulangkan ke Indonesia karena skoliosis ringan tersebut?

    Terima Kasih

  46. putu eddy berkata:

    haloo admin, bs info no telepun gamca office yang bs dihubungi, dan jadwal operasional kantornya? tks admin,

    • Humari berkata:

      Maaf saya gak punya nomornya. Jam operasionalnya kalau bulan puasa antara 9-4 sore

      • putu eddy berkata:

        id tki sangat diperlukan tidak? buat medikal ini ? atau setelah medikal bs dibuat? mngkin id ktkln sya yg sebelumnya bs di pakai? mhon infonya admin, tks

  47. Novi berkata:

    Salam kenal bapak,
    Saya tki mandiri yg akan proses visa ke bahrain. Dr pihak hotel sy kerja cmn minta untuk melakukan medical check up tp tidak disebutkan hrs di gamca. Apa saya bisa medical di clinik yg ditunjuk bp3tki yg ada dipropinsi saya pak? Sy cek info di internet simpang siur. Ada yg blg hrs gamca ada yg blg nggak. Sy tinggal di bali. Kl hrs kejakarta dan surabaya biaya bnyk. Mohon infonya bapak. Terimakasih .

    • Humari berkata:

      Bahrain tidak perlu GAMCA. Tapi coba Anda tanya dulu dengan manajemen hotel. Sebagian klien kami meminta standar GAMCA sebagian tidak

  48. Fuad berkata:

    pak humari maaf mau tanya,,saya tki mandiri untuk ke oman, saya sudah dapat email kontrak kerja dan sekarang di suruh mengirim MCU gamca untuk final visa,yang mau saya tanyakan 1.prosedur untuk mengurus MCU gamca apakah kita bisa langsung ke klinik gamca tanpa daftar dulu ke gamca di binawan?(pra gamca kalo hsl MCU nya lulus baru ke gamca)
    2.untuk mengurus KTKLN harus kemana?
    3.berkas apa saja yg di bawa untuk mengurus ke kedutaan?

    • Humari berkata:

      1. Sebagian klinik mau terima langsung. Sebagian tidak. Amannya ya ke GAMCA di Binawan dulu atau via calo
      2. Ke BP3TKI terdekat.
      3. Kalau sudah terima visa Oman bisa langsung terbang setelah mendapatkan E-KTKLN dan membayar asuransi

  49. Yusof berkata:

    Salam Pak Humari,

    Isteri saya WNI tapi menetap dengan saya di Malaysia. Dia pemegang Social Visit Spouse Program Malaysia. Dia di terima lamaran Spa Therapist di Abu Dhabi dan di suruh MCU di GAMCA. Apa Bapak bisa kasi saranan andainya tanpa pulang ke Indonesia MCU yang di iktiraf GCC ada juga di Malaysia? Andai tetap harus di buat di Indonesia, berapa anggaran belanja yang perlu di siapkan?

    Terima Kasih

  50. 3niti69 berkata:

    saya ditawari kerja ke timteng di bidang perhotelan pak, untuk kemudian selanjutnya menjadi batu loncatan buat cita cita saya yaitu kerja di kapal pesiar (cruise ship).
    untuk itu yg saya mau tanyakan kalo kerja di hotel bidang housekeeping itu hitungannya saya jadi TKI formal atau informal pak?
    dan juga apa ada kendala untuk kerja di hotel di timteng, karena saya non muslim. bagaimana budaya kerja disana pak?
    terimakasih

    • Humari berkata:

      Semua yang bekerja pada perusahaan kategorinya TKI formal. Soal muslim dan non muslim tak ada hambatan berarti. Toh pekerja Filipina dan India jauh lebih banyak dari pekerja kita yang muslim. Mereka saja tak bermasalah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s