Membedakan PJTKI/PPTKIS legal dan ilegal

Blog ini saya buat awalnya untuk melontarkan kritik kepada pemerintah tapi setelah sedikit merenung saya mengubah tujuan awal dan lebih cenderung membahas info-info yang mungkin diperlukan oleh TKI dan calon TKI.

Selain itu saya tak nyaman menulis kritik.

Bukan apa-apa, bila pembaca mengenal saya secara pribadi, saya bukanlah orang yang tak punya cela buat dikritik. Ya seperti pribadi lainnya, ada saja kebodohan, disengaja atau tidak, yang saya lakukan.

Terkadang kritik tak dapat terhindarkan seperti pada postingan kali ini. Tapi saya usahakan pembahasannya tak melulu berupa keluhan pada pemerintah dari awal sampai akhir.

Pertanyaan tentang legalitas suatu agen perekrutan belakangan mengalir deras ke blog maupun lewat email.

Berikut penjelasan saya mengenai pertanyaan itu.

Pemerintah kita, dalam hal ini pihak yang berwenang seperti Kemenakertrans, BNP2TKI (instansi pertama berwenang mengeluarkan izin operasional suatu agen perekrutan/PJTKI/PPTKIS dan yang kedua bertugas mengawasi gerak-geriknya) dan juga Kemenhub dalam hal ini Ditjen Hubla (yang mengeluarkan aturan mengenai pelaut) sungguh-sungguh abai.

Saat ini rakyat. termasuk saya yang bahkan terlibat langsung dalam industri perekrutan, hampir-hampir tak punya sumber informasi memadai dari pemerintah soal perusahaan apa saja yang sudah mendapatkan izin operasional.

Tengoklah situs BNP2TKI atau pengumuman dari Kemenakertrans (silakan masuk ke google dan ketik daftar PPTKIS) yang keluar hanyalah daftar lama. Padahal Kemenakertrans tahun 2012 silam dan tahun ini sudah memperbaharui hampir semua izin operasional PJTKI/PPTKIS. Perlu diketahui bahwa izin PJTKI/PPTKIS hanya berlaku setiap lima tahun.

Tapi tak satupun dari nama PJTKI/PPTKIS dalam daftar yang saat ini ditayangkan di situs BNP2TKI dan Kemenakertrans adalah mereka yang sudah memperbaharui izin.

Padahal dari sekitar 500 nama dalam daftar tersebut, ada yang sudah tidak aktif atau bahkan sudah dicabut izinnya oleh Kemenakertran sendiri!

Yang lebih menyeramkan, setelah penelusuran ke pihak Kemenhub, saya bahkan tak mendapati nama-nama agen resmi perekrutan untuk pelaut! Kasarnya, tak ada pengawasan terhadap agen perekrutan yang selama ini menempatkan pelaut kita.

Perlu pembaca ketahui, di Indonesia, agen perekrutan untuk pelaut atau mereka yang bekerja di laut hanya segelintir yang mempunyai izin sebagai PJTKI/PPTKIS. Yang saya ketahui hanya dua perusahaan saja!

Memang selama ini ada perbedaan perlakuan terhadap agen perekrutan yang menempatkan pekerja kita di darat dan di laut. Untuk agen perekrutan yang menempatkan pekerja di darat dan lokasi kerjanya di luar negeri, semua harus memiliki izin operasional sebagai PJTKI/PPTKIS.

Sementara untuk agen perekrutan pelaut, seolah tak ada kewajiban semacam itu meskipun sama-sama menempatkan pekerja kita di luar negeri.

Dan memang ada perbedaan persyaratan dokumen untuk perekrutan dan penempatan kerja bagi pelaut dan TKI. Perbedaan ini akan kita bahas lain kali.

Dan dari pembicaraan dengan para pelaut kita, ada semacam rasa tak nyaman (kalau tak boleh dibilang gengsi) untuk mengakui diri mereka adalah juga TKI. Maklumlah kesan TKI selama ini rendahan, menderita, teraniaya dan berbagai citra menyedihkan lainnya.

Harap maklum sebagian besar pelaut (dan juga rakyat Indonesia) tak tahu ada puluhan ribu TKI kita yang bekerja di negara-negara Arab dan juga di negara tetangga seperti Malaysia, bergaji ribuan hingga belasan ribu dollar per bulan plus mendapatkan fasilitas rumah, mobil, pendidikan gratis untuk anak-anak mereka, hingga tiket pesawat tiap tahunnya pulang ke Indonesia!

Kembali mengenai perizinan PJTKI/PPTKIS dan agen perekrutan pelaut, saya sendiri tak terlalu merisaukan ada pemisahaan pemberian izin. Misalnya bukan Kemenakertrans yang mengeluarkan izin untuk agen perekrutan pelaut, melainkan Kemenhub. Bagi-bagi wewenang (dan sumber uang) adalah biasa. Meski tentu saja ada resikonya bila sesuatu terjadi pada WNI kita yang bekerja di luar negeri misalnya kesulitan koordinasi oleh ego yang melekat pada instansi masing-masing. Tapi paling tidak bila pemerintah juga melakukan pengawasan terhadap agen perekrutan pelaut, permasalahanan tipu-menipu yang berulang kali terjadi bisa diminimalisir. Rakyat punya informasi memadai mana agen resmi mana yang tidak.

Saat ini setiap kali mendapatkan pertanyaan dari pembaca mengenai izin suatu PJTKI/PPTKIS saya hampir-hampir bergerak secara manual untuk mencari info. Biasanya saya mengandalkan beberapa teman yang aktif kongkow dengan petinggi PJTKI/PPTKIS.

Bagaimana saya mendeteksi agen perekrutan untuk pelaut? Bagi saya tak terlalu sulit sebenarnya, meski juga saya tak bisa memberikan keterangan 100 persen tepat tentang status perizinan yang mereka miliki. Tapi kalau mereka punya website, gampang sekali mengenali mereka: bila yang ditonjolkan adalah pelayanan dalam perekrutan pelaut, hampir pasti mereka tidak punya izin sebagai PJTKI/PPTKIS dan oleh karena itu hati-hati bila mereka mengumumkan lowongan pekerjaaan di darat!

Sebab sekali lagi, setahu saya, hanya ada dua agen perekrutan dan penempatan pelaut yang mempunyai izin sebagai PJTKI/PPTKIS.

Bagaimana dengan PJTKI/PPTKIS resmi? Apakah bila sudah resmi mereka tidak melakukan penipuan?

Tentu ada saja yang bermain curang. Tapi relatif bisa dikendalikan karena selain punya deposit di Kemenakertrans, ruang lingkup orang-orang PJTKI/PPTKIS itu tak terlalu besar alias itu-itu saja. Kalau ada apa-apa gampang mengendusnya.

Lalu bagaimana bila masih saja ada berita di TV tentang penggerebekan PJTKI/PPTKIS yang melakukan trafiking misalnya? Khusus trafiking ini, sebagian besar yang menjadi korban adalah TKI informal yang biaya penempatan ditanggung total oleh pihak luar sono. Sebenarnya penggerebekan itu hampir-hampir sandiwara untuk pencitraan. Sebab bila ada TKI yang lolos terbang tanpa dokumen yang sah, hampir pasti sebelumnya aparat pemerintah di bandara juga terlibat.

Tiga tahun belakangan saya malah belum mendengar ada PJTKI/PPTKIS merekrut calon TKI ratusan orang sembari meminta bayaran hingga belasan juta rupiah lalu kabur. Memang ada yang menipu tapi jumlahnya korbannya tak sampai ratusan orang sekaligus pada saat yang sama.

Saran saya untuk anda yang mengincar pekerjaan di luar negeri lewat PJTKI/PPTKIS atau agen pelaut (selain pekerjaan di kapal ikan dan kapal pesiar, sebagian besar biaya perekrutan dan penempatan pelaut ditanggung oleh perusahaan yang mempekerjakan meski ada segelintir perusahaan yang mengoperasikan kapal pesiar mau juga menanggung biaya penempatan) yang membebankan biaya proses penempatan kepada calon pekerja berikut catatan saya yang mudah-mudah bisa meningkatkan kewaspadaan :

  1. Sebagian besar korban penipuan yang curhat ke saya profilnya sebagai berikut; punya uang, mau kerja apa saja asal di Eropa Barat, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Selandia Baru dan mau membayar meskipun lewat belakang.

  2. Usahakan anda hanya mengeluarkan biaya untuk pembuatan paspor dan medical check up dan segelintir biaya proses lainnya (seperti asuransi). Selebihnya simpan saja dulu uang anda di bank, dan untuk meyakinkan pihak agen bahwa anda punya uang tunjukkan saja buku rekening anda. Pembayaran baru anda lakukan setelah menerima visa.

  3. Hati-hatilah bila ada penawaran pekerjaan di negara-negara Eropa Barat, Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru. Negara-negara tersebut tidak menempatkan WNI di prioritas buncit. Eropa Barat dan Amerika Serikat yang sedang dilanda masalah ekonomi yang cukup parah, pembatasan belakangan yang mereka lakukan terhadap pekerja asing dari Asia semakin ketat.

  4. Jangan sesekali punya anggapan bahwa ada jalan belakang untuk masuk ke negara-negara yang saya sebut di atas. Ya memang ada, tapi resiko tanggung sendiri. Kalau punya uang puluhan juta sangat disesalkan bila anda masih ingin menjadi pekerja ilegal apalagi di luar negeri.

  5. Hati-hatilah bila ada agen perekrutan yang anda ketahui biasanya menempatkan pelaut namun menawarkan pekerjaan di daratan.

Sebagian catatan di atas adalah pengulangan sebenarnya. Tapi saya tak segan mengulanginya karena keluhan, komentar yang masuk ke saya juga banyak pengulangan. Jadi anggap saja penegasan.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

31 Balasan ke Membedakan PJTKI/PPTKIS legal dan ilegal

  1. achmad afandi berkata:

    betul sekali apa yang di sampaikan dalam berita yang di muat ini ,yg lebih parah australia sekarang ini hubungan indonesia sangat kurang baik ,saran saya utuk mendukung berita yang di muat ini silakan kandidat mempertanyakan langsung ke pihak kedutan apakan perusahaan pjtki tersebut membuat kerjasama apa tidak ke agency di negara yang di tuju ..kunci yang paling aman bertanya daripada anda tertipu .terimakasi semoga sukses di kemudian hari

  2. adin itsym berkata:

    saya butuh informasi pptkis tasikmalaya yang resmi. tolong bantuannya pak.

    terima kasih.

  3. Mutia berkata:

    kalau untuk PPTKIS di Kota Malang yang resmi dimana ya pak ?
    adakah atau tidak ?
    trimakasih .🙂

  4. jarwo berkata:

    Mohon di lakukan penyidikan terhadap agency ini karena merkrut figur artis tampa izin dan memjanjikan buget tinggi ini cintacnya cash.. pin bb sya : 7*******fe(ICON RIXON PERDANA) no sya : 08191556*******..@sal*******

    • Humari berkata:

      Mas, laporannya salah alamat. Saya bukan polisi juga bukan pemerintah. Ini adalah blog pribadi sengaja dibuat untuk konsultasi gratis. Saya sendiri orang swasta jadi tak punya hak untuk menindak penipu. Jadi silakan lapor ke polisi bila ada kegiatan mereka yang melanggar hukum.

  5. jery berkata:

    pak info pjtki PT.indotrendoutcoursing resmi apa tidak?
    bisa memberangktkn tki ke malasya,eropa dan australia.
    kantor nya di kebon jeruk jakbar tepat nya di jl.h.usman no 98-99

  6. Alfari buchori berkata:

    Bagai mana kalaw kapten yg menawari pekerjaan langsung ndan padahal perusahan dia jauh dan sandar di negara lain,bertemu di negara tersebut lalu dia menawari untuk naik kapal

    • Humari berkata:

      Bisa saja. Kalau Anda percaya kaptennya.

      • Hendrik Tampubolon berkata:

        Hallo pak, Salam Kenal saya Hendrik Tampubolon DI palembang, saya udh baca Blog bpk,banyak membantu TKI kerja keluar negri. Saya minta tolong pak bisa dibantu saya kerja ke korea selatan,saya bingung udh tanya sana-sini udh bwa banyak formulir tetep ga ada jawaban yang bikin saya tenang dan pasti untuk dapat Berkerja di sana, sekiranya bpk bisa menolong saya,saya punya harapan dan semangat menggebugebu untuk dapat Berkerja kesana hanya saya terbentur tidak tahu harus datang kemana hanya berdoa yang saya selalu panjatka,mudah-mudahan ada orang baik hati yang dapat membantu saya, sekali lagi saya ucapkan terimakasih.

      • Humari berkata:

        Untuk ke Korea, silakan datangi BP3TKI Palembang. Alamatnya Jl Dwikora II No: 1221 Palembang 30137, Provinsi Sumatera Selatan, Telp: (0711) 312062, Fax: (0711) 365606.

        Prosesnya cukup lama karena membludaknya pelamar.

  7. Noy Gunawan berkata:

    Kalo mau ngecek PJTKI itu legal atau tdk dgn no sipp nya kmn ya pak? Krn saya mendapat tawaran tkw ke singapura dgn biaya gratis dan dpt uang saku 3jt . tapi potong gaji selama 8bln stlh bekerja. Saya mau ngecek resmi tdknya PT tersebut kemana ya? Krn PT tersebut juga sdh kasih no SIPP nya beserta alamatnya, tapi saya kan ngga tau ini resmi atau tdk.. mojon dibantu jika berkenan

    Identitas PT tsb : PT.ALGHONIY AFLAH ABADI no SIPP TKI:KEP 194/MEN/VI/2009 9 JUNI 2009 address : kp kramat 05/04 kelurahan setu kec Cipayung jakarta timur

    Terima kasih Sebelumnya

    • Humari berkata:

      Alghony legal kok.

      • Noy Gunawan berkata:

        Saat mau interview dgn agen Singapore saya diminta mengaku usia 35th padahal usia saya 37th dgn alasan nanti agen sana ngga mau milih saya, lah padahal pas pendaftaran saya lihat di beranda perusahaan menjelaskan syarat usia max 38th. Nah ini gimana nih pak? Bisa jadi masalah ngga nanti dikemudian hari?

        Mohon bantuannya. Tks

      • Humari berkata:

        Bisa ya bisa tidak. Biasanya kalau mereka melihat Anda dapat bekerja dengan bagus, masalah takkan muncul. Paling mereka gremeng aja🙂. Ya itu resiko kalau sudah bohong. 🙂

  8. hennynuraeny berkata:

    Assm….
    pak mohon info nya kalo PT PT resmi yg berada di indonesia yg mengirim TKI ke korea selatan ada berapa dan saya minta alamatnya.

    trimakasih pak dan maaf gelah merepotkan bapak

  9. andri berkata:

    Pak Kalo PJTKI yg resmi di sumatra barat ada gak pak..??
    khusus nya yg memberangkatkan ke korea selatan …
    mohon di balas ke gmail saya pak.. tokopasti.pakpahan@gmail.com
    saya berharap sekali bantuan bapak..!!

  10. alfionita zalsa berkata:

    Pak mohon bantu jawabannya. Saya punya saudara bekerja di malaysia diberangkatkan dari pt. Indotrend indonesia yg ada di kebon jeruk jakarta. Kontrak perjanjian 2 tahun, harusnya awal september kemarin sudah pulang ke indonesia tapi sampai saat ini belum ada kabar dan semua pihak tidak bisa dihubungi. Dan selama bekerja ia tidak boleh memakai HP bahkan tidak di izinkan menggunakan HP. Mohon bantuannya ya pak.

    • Humari berkata:

      Tanya ke PJTKI/PPTKIS yang memberangkatkan. Kalau tak direspon hubungi BNP2TKI Jalan MT Haryono Kav 52, Pancoran, Jakarta Selatan 12770. Telepon Halo TKI: 08001000

  11. Ikhsanuddin berkata:

    PJTKI/PPTKIS resmi yang ke Taiwan daerah jakarta, mana aja Pak? tks infonya

  12. Soimah berkata:

    Pagi pak, PJTKI resmi dicilacap dmna ya pak?trmksh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s