Moratorium TKI ke Arab Saudi, mengapa tidak?

Berita:

Gara-gara menolak pemberlakuan penghentian sementara alias moratorium pengiriman TKI, Menteri Linda Gumelar dicap tidak pro terhadap nasib TKI di luar negeri.

rakyatmerdeka.co.id, 8 Januari 2011

Tanggapan:

Sejak kasus Sumiati dan Almh. Kikim merebak, kami sudah setuju pemerintah menghentikan sementara pengiriman TKI informal ke Arab Saudi. Berkali-kali pihak asosiasi PJTKI mengatakan itu.

Meski pun itu sebenarnya hanya kebijakan pengulangan. Moratorium yang pertama cuma berhasil menaikkan gaji TKI dari SR 600 menjadi SR 800. Tak lebih!

Perlindungan nol besar.

Pemerintah tampak bingung bagaimana melaksanakan perlindungan. Tidak gampang memang. Tak bisa hanya dengan mendatangkan Menaketrans Muhaimin Iskandar ke Arab Saudi lalu hanya untuk bercuap-cuap seperti Pemerintah RI dan Arab Saudi sepakat melindungi TKI.

Kalau cuma mendapatkan kesepakatan lisan semacam itu, seniman kata-kata dapat melakukannya lebi baik lagi. Ucapan Menakertrans di Arab Saudi itu sama kosongnya dengan kalimat “berilah aku 10 pemuda akan aku goncangkan dunia.”

Caranya?! Suruh mereka telanjang lari keliling Senayan? Kalau cuma segitu ada rekor yang lebih baik. Di Barat sono satu alun-alun pernah dipenuhi manusia non rumah sakit jiwa berbugil ria. Tak cuma pemuda, pemudinya juga rela buka-bukaan.

Ya, sekali lagi saya sedang berbicara tentang cara: C, A, R, A. Kalau sekedar komitmen di bibir……… gampang.

Yang terpenting adalah apa saja yang akan dilakukan pemerintah agar perlindungan TKI di Arab Saudi dapat berjalan efektif. Apa saja yang harus ditempuh?

Kalau pertanyaan singkat di atas belum dapat dijawab oleh pemerintah, tutup saja pengiriman TKI informal ke Arab Saudi.

Tak lucu bila staf KBRI dengan enteng menandatangani dan menstempel perjanjian kerja TKW  tapi tak bisa apa-apa bila ternyata ada majikan dan TKI yang melanggar kesepakatan tersebut.

Kesepakatan di atas kertas harus bisa diimplementasikan kalau tidak ingin diremehkan.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Moratorium TKI ke Arab Saudi, mengapa tidak?

  1. reni berkata:

    Seharusnya moratorium gak diberlakukan kasian yg gak punya karna saudi lahan kerja buat mreka,kalo mau bikin moratorium seharusnya disertai jg dengan harapan kesejahteraan dengan dibukanya lapangan kerja di negara sendiri,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s