Perbandingan KUR TKI dengan Kredit TKI untuk calon TKI Singapura & Hongkong

Kebijakan pemerintah dalam hal ini Kemenakertrans dan BNP2TKI mematok biaya penempatan yang dibebankan pada calon TKI penempatan di negara-negara Asia Pasifik (Malaysia, Singapura, Hongkong dan Taiwan) patut disambut baik. Namun niat baik itu terasa tanggung karena keduanya malah menunjuk bank yang tidak menyalurkan KUR (Kredit Untuk Rakyat) TKI.

PPTKIS dan calon TKI dipaksa untuk menerima beberapa bank sebagai pemberi kredit. Padahal program KUR TKI sudah ada sejak akhir 2010. Memang saat ini, sependek pengetahuan saya hanya ada satu bank yang bersedia menyalurkan KUR TKI, BRI. Dua bank lainnya yang katanya juga ditunjuk, BNI dan Mandiri, diam seribu bahasa maupun gerak. Keduanya hanya memandang TKI bila berkaitan dengan remitansi.

Lalu alasan apa yang membuat pemerintah (Kemenakertrans & BNP2TKI) berselingkuh hanya samar-samar kami dengar. Dari kalangan PPTKIS yang biasa menempatkan calon TKI ke negara-negara Asia Pasifik, ada deal tertentu antara mereka dan bank penyalur. Isu yang biasa terjadi di proyek apapun di negeri kita. Juga muncul isu bahwa pemilik bank yang menjadi penyalur kredit tersebut adalah PPTKIS besar yang juga menempatkan calon TKI di negara-negara Asia Pasifik. Kalau itu benar, apa mau dikata. Bagi mereka mungkin sudah tidak ada neraka.

Sebagai informasi, penempatan calon TKI di negara-negara Asia Pasifik (Malaysia, Singapura, Hongkong & Taiwan) sebagian besar biaya memang ditanggung oleh calon TKI. Bahkan fee yang mereka dapat dari sponsor (calo TKI) juga berasal dari pinjaman yang kelak harus mereka cicil saat bekerja.

Anehnya, meskipun begitu calon TKI informal yang ingin bekerja di Malaysia, Singapura, Hongkong dan Taiwan, lebih suka fee yang besar daripada tanpa fee di muka. Walau mereka tahu bahwa fee itu adalah hutang yang harus mereka bayar. Bangsa kita memang semakin pragmatis.

Dal am struktur pembiayaan yang ditetapkan pemerintah tak ada fee untuk sponsor juga calon TKI informal. Sungguh keputusan hebat meski kesannya asal berani. Saya tidak membayangkan bagaimana PPTKIS bisa merekrut calon TKI tanpa fee mengingat calon TKI penata laksana rumah tangga tak membaca koran atau datang ke kantor Disnakertrans buat mendapatkan info lowongan kerja.

Suka atau tidak suka, sponsorlah yang menjadi pemegang peran sebagai penyampai info dari PPTKIS ke calon TKI selama ini.

Makanya bila hal ini tidak ada jalan keluar, calon TKI yang mendaftar untuk penempatan di negara-negara Asia Pasifik akan menurun tajam.

Mengapa? Karena para sponsor bergerak tanpa fee. Dan calon TKI juga emoh jika tak diberi uang di muka.

PPTKIS untuk penempatan negara-negara Arab akan semakin dikerubuti mengingat pembiayaan perekrutan, pemeriksaan medis, pelatihan, penerbangan, visa dan sebagainya total ditanggung majikan. Klik kalimat ini untuk mendapatkan gambaran.

Keadaan semacam inilah yang membuat pemerintah kita tidak membatasi berapa biaya penempayan calon TKI informal ke negara-negara Arab. Ya iyalah, uang masuk kok mau dibatasi.

Kembali ke judul, berikut adalah bocoran struktur pembiayaan untuk penempatan TKI di Singapura, Hongkong dengan KUR TKI dari BRI. Saya tak mau komentar banyak pihak mana yang memberi kredit pembiayaan lebih ringan. Sebab saya yakin semua pembaca blog ini pintar dengan uang.

Struktur pembiayaan calon TKI dengan penempatan Hongkong:

Kredit TKI (Non KUR TKI) untuk calon TKI informal Hongkong:

Struktur pembiayaan calon TKI informal dengan negara penempatan Singapura:

Kredit TKI (Non KUR TKI) untuk calon TKI informal Singapura:

KUR TKI dari BRI:

Selamat membandingkan!

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

8 Balasan ke Perbandingan KUR TKI dengan Kredit TKI untuk calon TKI Singapura & Hongkong

  1. Atik berkata:

    murahan pake KUR TKI yg dari BRI ya pak? plus masih dapet uang saku 3jt. manteb nih

  2. wira april berkata:

    bagaimana dengan suami sy yg pengen kerja k new zealand pak…
    Kmi dgr gaji disana juga besar…
    Tpi buat kmi oksx yg sngat besar.per org d minta 35jt.uang segitukan lebih enak buat modal kerja drumah.apa ada yg k new zealand potong gaji/lewat kur bri

    • Humari berkata:

      Makanya untuk yang berminat ke negara-negara Barat, pikir lagi deh. Kalau punya duit sebanyak itu dan ada ide buat usaha lebih baik wujudkan daripada kerja di negeri orang.

      Untuk KUR TKI harus lewat PJTKI/PPTKIS. Karena bila sang TKI gagal, PJTKI (bersama BRI) juga ikut tanggung kerugian. Dan semua penempatan yang menggunakan bank seperti itu.

      Contohnya bank Chinatrust mau beri pinjaman untuk TKI yang ke Taiwan karena ada PJTKI yang berani jamin. Bila TKI gagal sebelum lunas, PJTKI yang tanggungjawab bayar hutang.

      Jadi tak ada istilah bank kirim debt collector ke rumah TKI gagal buat nagih.

  3. samsu berkata:

    Terimakasih pak informasinya,saya jadi tahu yang sebenarnya tentang mahalnya biaya penempatan kerja ke taiwan karena saya sendiri jg seorang tki

  4. jjiols berkata:

    mngkn dengan kisah banyak kabur tki formal krn anggaran pertama gan yang besar,,,,,,,,,,,,,intinya bisnis ya bisnis akan tetapi bagaimana antara 2belah pihak legowo(simbiasis mutualisme),,,,mngkn dr ketentuan biaya BN2TKI trs harga di up oleh PJTKI 5jt-7jt mngkn wajar toleransi gan,,,

    Memang hal ini bnyk yang trjadi kabur alias pindah Pabrik adalah bagi yng formal karena dana yang dikeluarkan 45jt walaupun separuh uang muka dan di potong gaji,,,,,,perincian di BN2TKI ke taiwan saya kira 14jt cukup jika murni tanpa calo atau agen dll

    Sumber :
    Bsa dibaca email saya balasan dari BN2TKI,,,,,
    HaloTKI – 28 Apr
    kepada larosfuture9
    HaloTKI – 28 Apr kepada larosfuture9 Yth : Sdr. Darmawan seusi penyataan Sdr. tentang
    bervaiasi costracher
    penempatan TKI ke Taiwan ada yang mematok 37 s/d
    49 juta, hal tersebut
    tidak benar yang benar bahwa penempatan TKI ke
    sesuai ketentuan kredit sebesar, Rp 17.022.000, Bunga Rp 3.168.120,-
    Administrasi Rp. 1.700.000,-
    Total Rp 21.890.320. inilah sesuai ketentuan yang baru,
    apabila PPTKIS
    menarik Costrahcher apa yang sesuai laporan anda
    kiranya dapat dilaporkan ke BNP2TKI ke Penempatan agar PPTKIS gtersebut dikunci
    oleh Penempatan Tkis

    • Humari berkata:

      Aturan Taiwan beda dengan aturan negara lain. NEGARA TAIWAN mewajibkan semua pekerja asing diproses oleh AGEN mereka dan harus bekerja sama dengan agen resmi negara asal dalam kasus kita adalah PJTKI/PPTKIS. Dan PEMERINTAH TAIWAN membolehkan agen mereka untuk menetapkan harga jobs

      Jadi biaya penempatan adalah harga pasar yang dibuat di TAIWAN. Bukan oleh PJTKI/PPTKIS di Indonesia. Upaya BNP2TKI untuk menekan itu memang bagus. Saat melakukannya Taiwan sedang butuh pekerja asing non Filipina. Ketika itu terjadi konflik perbatasan dan nelayan dengan Filipina mereka menutup impor pekerja Filipina dan mereka mengalihhkan jobs order dalam jumlah besar buat TKI.

      BNP2TKI melihat peluang ini dan menekan pemerintah Taiwan serta agennya untuk menurunkan harga jobs. Melihat ulah BNP2TKI, pemerintah dan agen Taiwan memindahkan jobs order untuk Vietnam dan membuka lagi impor pekerja Filipina.

      Karena itu meski aturan BNP2TKI diatas kertas disetujui, di lapangan, order untuk TKI formal menurun drastis.

      Memang ada PJTKI/PPTKIS menempatkan TKI formal ke Taiwan, tapi sudah menurun jauh. Karena agen Taiwan tak mau memberikan ke Indonesia. Sebab Vietnam mau bayar jauh lebih mahal sampai USD 6000. Demikian juga Filipina.

      Indonesia? Taiwan hanya memberikan order buat TKI informal. Karenanya bila Anda berkunjung ke blog saya http://tklnformal.wordpress.com/, PJTKI/PPTKIS yang mendapatkan TKI formal buat Taiwan menurun drastis.

      Lalu tahukah BNP2TKI bahwa aturan yang mereka buat tidak jalan di lapangan? Bahwa PJTKI/PPTKIS tetap menerapkan skema biaya yang lama? Ya tahu! Dan mereka membiarkan itu! Tapi tentu saja tidak gratis. Semua PJTKI/PPTKIS yang masih menempatkan TKI formal ke Taiwan dengan biaya yang lama (sekitar 40-45 juta sebagaimana diminta agen Taiwan) jadi sapi perahan. Ada setoran khusus agar mereka tak dikunci. Setoran tak seberapa sebenarnya dibanding kasus-kasus korupsi di TV.

      Saya memang tak membuka ini sebelumnya, karena saya sudah bosan mengkritik pemerintah. Saya merasa memberi petunjuk praktis buat calon TKI lebih bermanfaat.

      Tapi saya tetap berterima kasih atas tanggapan Anda karena sudah menjadi pintu masuk buat menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya.

      Apa yang Anda dapat dari pemerintah dan media, belum tentu menggambarkan apa yang sebenarnya terjadi. Dan untuk itulah blog ini saya buat.

  5. jjiols berkata:

    oks n tks penjabaranya saya kira uda jelas mas , bsa jd wacana untk kalkulasi ke falsafah ekonomi nih jika mau berangkat,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s