Peluang Perawat (Male/Female Nurse) dan tenaga medis (Medical Staff) Indonesia di luar negeri

Bagi yang lulusan S1, pria dan wanita (sebelumnya saya tulis hanya untuk male nurse, revisi berdasarkan info dari pihak Bidar Timur pagi ini), dan berminat untuk kerja di bawah Ministry of Health (MOH) of Kuwait, akan ada interview lagi. Pengumuman lengkapnya silakan klik:

http://tklnformal.wordpress.com/2014/05/29/lowongan-perawat-s1-pria-untuk-ministry-of-health-kuwait-pt-bidar-timur/

Anda yang berminat menjadi perawat ke Jepang silakan klik

http://www.bnp2tki.go.id/prosedur-mainmenu-220/923-prosedur-dan-persyaratan-penempatan-tki-nurse-jepang.html

Perawat dan fisioterapis yang minat ke Qatar, silakan klik

http://tklnformal.wordpress.com/2014/01/08/perawat-fisioterapist-coach-body-builder-beautician-waitress-for-qatar-pt-sarco/

Perawat lulusan Akper yang minat kerja di poliklinik di Arab Saudi silakan klik

http://tklnformal.wordpress.com/2014/06/19/perawat-d3-untuk-poliklinik-di-dammam-riyadh-pt-bidar-timur/

Peluang Perawat (Male/Female Nurse) dan tenaga medis (Medical Staff) Indonesia di luar negeri

Beberapa perawat mengirim saya email dan bertanya mengenai peluang kerja di luar negeri. Tulisan ini adalah rangkuman informasi yang saya dapatkan dari beberapa PJTKI yang berpengalaman mengirim perawat. Namun mohon maaf saya tidak bisa menyebutkan naman-nama PJTKI tersebut. Selain itu tulisan ini juga saya sarikan dari percakapan saya dengan perawat yang sudah pernah bekerja di luar negeri sebelumnya.

Negara-negara mana saja yang menerima perawat dan tenaga medis Indonesia?

Kesempatan terbesar tetap berasal dari negara-negara Arab. Urutannya sebagai berikut: Arab Saudi, Kuwait, Jepang, UEA, Qatar, Sudan, Timur Leste (bidan) dan Brunei.

Bagaimana peluang bekerja di benua Eropa dan Amerika (AS & Kanada)? Tetap ada namun persyaratan amat sangat ketat. Selain bahasa di negara penempatan, perawat juga dituntut untuk lulus ujian buat mendapatkan izin bekerja di negara tersebut. Sulitnya, selain harus menguasai bahasa negara penempatan, soal-soal dalam ujian tidak standar satu dengan yang lainnya. Anda harus menguasai banyak materi dan teori.

Lalu apa saja yang menjadi persyaratan?

  1. Harus punya pengalaman kerja. Bila Anda mengincar posisi sebagai perawat di rumah sakit dan klinik minimal anda harus punya pengalaman dua tahun. Beberapa negara meminta persyaratan pengalaman lebih lama. Bagaimana dengan yang baru lulus (fresh graduate)? Maaf peluang anda paling untuk panti jompo atau menjadi asisten perawat. Untuk yang terakhir ini kesempatannya tak banyak.

  2. Mengusai bahasa Inggris. Ini khusus buat penempatan di negara-negara yang berbahasa Inggris dan negara-negara Arab. Ya, itulah yang menjadi persyaratan lazim di negara-negara Arab meski bahasa nasional mereka bukan bahasa Inggris. Mengapa? Karena di negara-negara tersebut perawat (juga tenaga medis lainnya) akan bekerja sama dengan tenaga medis dari negara-negara non Arab yang semua memakai bahasa Inggris.

  3. Beberapa lowongan untuk perawat berkemampuan khusus, seperti hemodiolisa, gawat darurat (emergency), ICU dan ruang operasi (operating theatre) mensyaratkan perawat harus punya pengalaman semacam itu di Indonesia dengan bukti sertifikat pelatihan (training).

  4. Semua dokumen yang diperlukan seperti: ijazah, pengalaman kerja, surat ijin atau registrasi perwat/tenaga medis dan sertifikat pelatihan (training) harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (sworn translator). Lalu ditandatangani oleh pihak berwenang dari Kemenlu, Kemenkumham, Kemdiknas (untuk ijazah), Kemenkes (Surat Izin Perawat) juga kedutaan besar negara penempatan.

  5. Persyaratan lainnya layaknya calon TKI adalah: lulus medical check up, punya paspor dan proses lainnya yang menjadi kewajiban calon TKI dan PJTKI/PPTKIS yang menempatkan.

  6. Selain itu tentu saja setiap perawat dan tenaga medis harus lolos seleksi yang dilakukan oleh pihak pengguna jasa dalam hal ini rumah sakit/klinik di luar negeri.

Kendala dalam penempatan perawat dan tenaga medis.

Boleh dikatakan kami PJTKI/PPTKIS hampir-hampir berjuang sendirian mendapatkan order untuk penempatan perawat/tenaga medis. Padahal perekrutan, seleksi dan penempatan kategori tenaga medis jauh lebih rumit dari pada merekrut dan menempatkan tenaga kerja di bidang migas misalnya.

Contoh: untuk profesional di bidang migas, seleksi kerap kali hanya berupa interview singkat serta verifikasi dokumen saja. Ujian tertulis hanya sesekali saja.

Perawat? Rumit. Selain seleksi dokumen, interview, untuk negara-negara Arab (Arab Saudi & Qatar) sudah mensyaratkan lulus ujian online Prometric (www.prometric.com) atau Pearson Vue (www.pearsonvue.com) untuk penempatan di UEA, yang selain siap secara teori, perawat juga harus membayar minimal USD 100 sekali ujian. Bila gagal bisa dicoba tiga kali. Uang itu tidak buat kami, PJTKI/PPTKIS, melainkan untuk membayar biaya ujian. Pembayaran juga dilakukan lewat bank atau kartu kredit. Berdasarkan pengalaman kami hanya calon TKI dari tenaga medis yang harus menjalani ujian semacam ini.

Hambatan lainnya adalah persyaratan kemampuan bahasa Inggris untuk perawat lebih tinggi dari pada rata-rata profesional di bidang migas. Banyak dari pengguna jasa yang mensyaratkan perawat harus punya kemampuan bahasa Inggris yang rapi. Padahal seleksi buat insinyur migas tak seketat itu. Perusahaan asing yang merekrut pekerja migas kita sering kali menerima mereka yang hanya punya kategori ‘bisa ngomong dan nyambung’. Soal kemampuan bekata-kata dalam bahasa Inggris dengan tata bahasa standar tak ditekankan.

Kendala lain yang tak kalah rumit adalah legalisir terjemahan dokumen. Untuk perawat, dokumen yang hampir pasti diminta untuk diterjemahkan adalah: ijazah, SIP (Surat Izin Perawat) atau yang bakal diberlakukan STR (entah apa singkatannya, mungkin Surat Tanda Registrasi), pengalaman kerja. Kadang pihak perusahaan pengguna jasa juga meminta terjemahan sertifikat pelatihan (training).

Yang menjadi masalah adalah legalisir terjemahan tidak hanya cukup dilakukan oleh Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Hukum & HAM (Kemenkumham). Belakangan negara penempatan (Arab Saudi, Kuwait misalnya) juga meminta tanda tangan dan stempel dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada terjemahan ijazah perawat/tenaga medis.

Payahnya tidak semua lembaga pendidikan di mana perawat kuliah tidak berada di bawah Kemdiknas atau Kemenkes. Pihak Kemenkes menolah mengesahkan terjemahan dari lembaga pendidikan (Akper ataupun STIKES) yang berada dibawah Kemdiknas. Sementara Kemdiknas menolak menandatangani terjemahan ijazah dan hanya sanggup memberikan surat keterangan soal keaslian ijazah pada lembaran terpisah. Padahal cara sedemikian tidak diakui oleh negara penempatan.

Hasilnya? Kami PJTKI, PPTKIS yang menjadi bola ping pong. Namun yang tak kalah mengerikan adalah ngamuknya keluarga perawat atau bahkan perawat itu sendiri karena menilai PJTKI/PPTKIS lalai. Seolah dokumen yang sebenarnya bersifat pribadi dan segala tetek bengek tanda tangan itu adalah wewenang kami.

Hadangan lain dalam perekrutan perawat tidak hanya itu. Untuk negara tertentu Qatar misalnya, bila seorang perawat sudah lolos seleksi interview dengan pengguna jasa (User) dan ujian Prometric, kami PJTKI/PPTKIS akan mengirimkan fotokopi dokumen untuk diverifikasi oleh dewan keperawatan di negara penempatan (dalam hal ini Qatar). Setelah dinyatakan bahwa dokumen itu otentik dan kemampuan perawat tersebut dibutuhkan oleh negara penempatan barulah visa turun. Proses semacam ini perlu kesabaran luar biasa ekstra bagi calon perawat dan PJTKI/PPTKIS karena dapat berlangsung hingga lebih dari 6 bulan!

Bagi saya sendiri proses yang memakan waktu lama sangat tidak menguntungkan. Banyak kemungkinan yang bakal terjadi: perawat sudah diterima bekerja di tempat lain, atau setelah dicek medis ulang malah tidak fit (unfit) atau perawat malah jatuh cinta dan mundur dari perekrutan. Padahal untuk proses itu semua PJTKI/PPTKIS sudah mengorbankan uang selain waktu.

Sandungan lainnya adalah: sebagian besar perawat yang berminat kerja ke luar negeri tidak punya pengalaman memadai. Karenanya, dengan dibantu PJTKI/PPTKIS, dokumen berupa pengalaman kerja kerap abal-abal. Sekali lagi boleh dikatakan hanya Arab Saudi yang mentolerir dokumen semacam ini.

Namun di luar itu semua, bekerja sebagai perawat di luar negeri memang lebih menjanjikan. Gaji yang ditawarkan lebih tinggi tentu saja. Apalagi bila sang perawat mendapatkan peluang dari Ministry of Health (MOH). Selain akomodasi memadai dan gaji menggiurkan, biasanya kontrak juga diperbarui setiap tahun. Entah berapa ribu perawat kita yang semula hanya berpendapatan satu juta bulan ke bawah lalu melonjak 6-9 kali lipat setelah mendapatkan peluang kerja di Ministry of Health Arab Saudi. Dan pemerintah Arab Saudi bukan negara Arab tertinggi yang menggaji perawat kita, MOH Kuwait lebih dahsyat.

Mau tahu? Semoga ada perawat yang bekerja di MOH Kuwait menanggapi tulisan saya :)

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

232 Balasan ke Peluang Perawat (Male/Female Nurse) dan tenaga medis (Medical Staff) Indonesia di luar negeri

  1. jeliantamarbun berkata:

    Nanti akan sya lengkapi dokemen yang di perlukan, trims

  2. indonesia berkata:

    dari dulu memang sudah ada perebutan lahan “basah” antara kementrian kesehatan dengan kementrian diknas sehingga perawatlah yang jadi korban sehingga ada teman kita yang di kuwait yang diberhentikan karena proses verifikasi yang kacau oleh pihak kemendiknas dan kemenkes indonesia.

  3. ria berkata:

    saya mau nanya mas,
    saya siswa SMA kelas 3, pengen banget jadi perawat yang kerja diluar negeri kaya jepang gitu,
    cuma bingung engga punya gambaran tentang begituan,
    banyak pertanyaan yg pengen saya tanyain,
    beberapa nya,
    1. kira-kira fakultas keperawatan di univ mana ya yg kira” ngewujudin cita” saya buat kerja diluar? kasih referensi doong mas
    2. terus s1 sama d3 keperawatan itu lebih bnyak yg dipakai yg mana?

    • Humari berkata:

      1. Banyak sebenarnya. Tapi pastikan apapun akademi, sekolah tinggi atau universitas yang Anda pilih, kemampuan berbahasa Inggris harus diaktifkan. Minimal mudah bagi Anda untuk masuk ke pasar kerja negara-negara Arab.
      2. Sebaiknya Anda ambil S1.

  4. Michael Polowijo berkata:

    mas mau nanya??? Sebenarnnya biaya calon tki ke Taiwan berapa,, lain pjtki lain biayanya..

    • Humari berkata:

      Memang beda standar tiap PJTKI. Tapi setahu saya tidak banyak. Perbedaan tergantung kesepakatan antar agency. Kecuali kalau Anda melamar ke PJTKI tersebut lewat sponsor (calo) perbedaan biaya akan sangat besar. Bila Anda adalah tenaga kerja formal, masalah pembiayaan sangat beragam. Karena memang belum diatur oleh Pemerintah. Selain jumlah pelamar juga menentukan. Semakin banyak peminat, semakin mahal. Biaya administrasi di Indonesia sendiri tidak terlalu mahal. Kisaran 2 jutaan kurang lebih. Itu sudah termasuk paspor, medical check up, asuransi, hingga pajak bandara (airport tax). Tiket pesawat belum termasuk tentunya.

      • Michael Polowijo berkata:

        ini saya lg proses ke Taiwan… bayar cash 40 jt ke PJTKI,, Untuk biaya paspor + medical + pembuatan skck biaya sendiri,,, saya gak lewat sponsor,,

      • Humari berkata:

        Kalau Anda langsung dan bayar lalu menerima kwitansi dengan stempel dan tanda tangan pihak yang paling berwenang di PJTKI tersebut, tandanya, tarif PJTKI itu memang mahal.

        Atau, bisa saja seseorang memberitahu ke PJTKI (sebelum Anda datang) bahwa ada ‘orangnya’ (yaitu Anda) akan melamar ke PJTKI yang bersangkutan, tandanya Anda juga membayar orang yang memberi Anda petunjuk ke PJTKI tersebut. Dan dia adalah sponsor (calo). Bicara mengenai sponsor, tidak semua dalam bentuk perorangan. Sponsor atau calo PJTKI itu, bisa saja lembaga, sekolah, LSM dan sebagainya. Mereka tidak minta uang langsung ke Anda. Banyak dari mereka membebankan ‘tugas’ semacam ini kepada PJTKI/PPTKIS. Karenanya saya berkali-kali menulis di blog ini, bahwa calo TKI itu bahkan sering adalah keluarga mereka sendiri.

        Kembali mengenai uang yang Anda bayar untuk untuk bekerja di Taiwan, 40 juta itu bisa tidak utuh untuk PJTKI. Hampir pasti mereka (PJTKI) membagi uang itu juga untuk agen di Taiwan sana (yang mencari order dan mengurus visa). Kalau bisa, Anda minta rincian ke PJTKI saja.

  5. Saya perawat yatori berkata:

    Hii..saya perawat yang sedang bekerja di arab saudi,alhamdullilah saya tinggal bersama suami dan anak yang lahir disini,saya bekerja di hemodialysis unit (MOh) gaji juga lumayan loh.6500 SAR setara 15600000 rupiah sebulan,setiap minggu libur 2 hari,setiap thun dapat libur 56 hari,tapi ahir ahir ini pemerintah saudi mulai memberlakukan saudisation,karena banyak perawat saudi yang nganggur maka pemerintah saudi perlahan me remove perawat asing dan diganti dengan perawat saudi,,saya hanya bisa berdoa semoga tidak akan terjadi pada perawat indonesia amin

  6. Wahyu berkata:

    Ya ma sama,artikel yang sangat menarik,,

  7. apin berkata:

    kepada pjtki dan bnp2tki mohon tolong di cek periksa tkw / tki yang baru berangkat atau mungkin akan berangkat atas nama riri fauziah / nurhalimah kelahiran 11 september 1993 dari subang jawa barat karna dia terkait kasus penculikan anak,bayi dan penipuan

  8. santi berkata:

    saya perawat umur 39 thn punya ijasah d3 kep, surat ijin perawat, surat registrasi perawat, pengalaman kerja 17 tahun dirs swasta di jogja, bisa bahasa inggris, saat ini resign krn punya anak kecil dan pingin sekali bisa memperbaiki kondisi ekonomi dg kerja di arab, minta referensi pjtki mana yg bisa aku masuki…makasih

  9. FERI berkata:

    saya perawat umur 23 thn punya ijasah d3 kep, surat ijin perawat, surat registrasi perawat,sertifikat BCLS dan BTLS pengalaman kerja 1 tahun dirs pemerintah di malang, saat ini resign krn pingin sekali bisa memperbaiki kondisi ekonomi dengan bekerja di korea selatan ataw jepang mhon minta referensi pjtki mana yg bisa aku masuki…makasih

  10. dety berkata:

    adakah peluang perawat keluar negeri untuk saat ini, aku eks saudi 3 yeras in MOH KSA

  11. tiara berkata:

    namaku tiara,,q semester 1 S1 keperawatan
    aku mau nanya,,,
    gmn kalau kampus swasta pengen kerja di luar negri..???
    apakah mempunyai peluang untuk bekerja di luar negri…?????

  12. wiwik (@wiwik23) berkata:

    kalo peluang kerja buat bidan di luar negeri ada gak ya??
    kalo ada saya harus cari informasi kemana ini??

  13. ferry rama berkata:

    saya ferry,,, saya mau tanya,,, apakah ada peluang kerja perawat d korea selatan? saya tinggal 3 bulan selesai,,, apakah ada peluang? mohon informasinya

    • Humari berkata:

      Korea Selatan tidak menerima perawat. Program pengiriman TKI ke Korea hanya lewat jalur pemerintah. Dan itupun semua low skilled labor. Tak ada tenaga medis. Bila minat, Anda lebih baik daftar untuk penempatan di Jepang. Daftarnya ke BNP2TKI juga.

  14. ferry rama berkata:

    maaf bertanya lagi mas,,, apa setiap tahun jepang menerima tki perawat? trus untuk yg baru lulus ada kesempatan?

  15. ferry rama berkata:

    o iya mas,,, knapa tki perawat g da yg k korea? maaf terlalu banyak nanya mas,, mslhnya sy sangat minat k sana dan sudah mempersiapkan diri,,,,

    • Humari berkata:

      Karena mereka belum buka peluang untuk itu. Tak semua negara menerima segala kategori pekerja. Singapura dan Hongkong misalnya hanya terima TKI PLRT, Malaysia hanya terima yang kelas low skill atau yang high skill (tak ada tempat untuk pekerja menengah), Korea sebenarnya punya lowongan berbagai macam namun pemerintah mereka hanya menerima pekerja kategori tertentu (umumnya labour juga sedikit sekali engineer/teknisi).

  16. anggun berkata:

    klw perwat mau jadi peneliti kesehatan bisa gag??? info ya..

    • Humari berkata:

      Wah, saya tidak tahu. Cuma berdasarkan pengalaman, untuk pekerja di bidang pelayanan kesehatan tidak ada yang boleh melintas batas. Klien kami ketat soal ini. Jika Anda perawat, ners, bidan, dokter atau teknisi lab misalnya harus berlatar belakang pendidikan dan pengalaman yang sesuai. Sebab di sana ada ujian yang diawasi oleh Kementerian Kesehatan negara bersangkutan.

  17. nunung nuryati berkata:

    Saya seorang perawat Bidan. Usia 53 thn.saya sdh bekerja di RS di bagian ICCU selam 7 thn dan bekerja di Klinik perusahaan minyak selama 16 thn, karena ada pengurangan pegawai sy mengambil pensiun muda, saya ingin sekali bekerja di Amerika sebagai perawat di panti jompo atau privat merawat orang sakit di rumah, baangkali ada yang bisa membantu. Terima kasih.

  18. dewi berkata:

    Mas,,maaf saya mau tanya. saya bidan D.IV dijogja. umur 23 th, fresh graduate, saya bisa bahasa inggris,,toefl saya 550, mohon infonya untuk bidan diluar negeri…saya inggin sekali bekerja diluar negeri karna saya inggin mendapatkan uang untuk melanjutkan jejang pendidikan saya dan tentunya pengalaman sebagai bidan diluar negeri. thanks,,,

    • Humari berkata:

      Untuk fresh graduate belum bisa. Negara asing melakukan perekrutan hanya untuk yang pengalaman. Karena jika baru lulus, mereka lebih memilih pekerja mereka sendiri. Peluang bidan tidak banyak. Terakhir hanya BNP2TKI yang punya. Penempatannya di Timur Leste

  19. wiwin berkata:

    Kira2 kapan ya pemerintah Korsel bisa merubah aturan nya, soal nya saya pgn sekali dan pny cita2 krja di Korsel sbg Bidan ;(

  20. ivanna berkata:

    untuk perawat gigi gimana mas?? adakah lowongan di LN???

  21. firmansah berkata:

    hai mas, saat ini saya kuliah di Amanah Husada fakultas Asisten Perawat (D1). kira-kira ada lowongan Asisten Perawat di Luar Negeri spt jepang,singapore dll. Jika ada berapa biaya pendaftarannya.?

    Terimakasih mas.

  22. ratih astrini berkata:

    mas, saya mau nanya. saya lulusa d3 kebidanan dari universitas padjadjaran bandung. saya lulusan tahun 2012. saya ingin bekerja di luar negeri. kira-kira jalan untuk kesana itu ikut dari program apa ya mas ?

  23. uswa berkata:

    Maaf mas saya mau tany,saya baru lulus dr salah satu ptn d sumatera,saya pengen banget kerja di luar negeri khususny arab atau jepang..kira2 bisa ga y buat fresh graduate kayak saya,trus pengambilan profesi ners bs dianggap pengalaman kerja ga?syarat ke luar negeri apa aj dan minta link yg bisa menyalurkan saya kesana
    Trima kasih mas atas jawabanny

    • Humari berkata:

      Maaf Mbak Uswa, untuk ners, minimal Anda harus punya pengalaman dua tahun di Indonesia. Untuk penempatan ke Jepang, silakan hubungi BNP2TKI. Situs mereka: bnp2tki.go.id

  24. Pharmacist berkata:

    Mau nanya apakah pernah ada pengiriman tenaga pharmacist je luar negeri? negara mana saja? Syaratnya apa? Terimakasih

    • Humari berkata:

      Permintaan sebenarnya ada. Saya pernah dapat. Masalahnya, mereka minta tidak 1-2 orang. Tapi sampai puluhan. Dan mencari pharmacist yang siap ke sana tidak gampang. Banyak hambatan: bahasa, biaya, izin orang tua/suami/istri, juga mentalitas calon TKI.

      Kalau perawat relatif lebih mudah, karena di luar sana sudah ada ribuan perawat kita yang berhasil.

  25. Pharmacist berkata:

    Saya pharmacist lulusan salah satu fakultas farmasi tertua dan akreditasi terbaik di Indonesia. Pengalaman saya 2 tahun jadi Asisten Apoteker di Klinik. Namun sebagai Pharmasist masih krg setahun di beberapa tempat. Tapi saya pernah jadi Apoteker pengganti di Klinik perusahaan minyak International Di Kalimantan. Dan saya aktif berorganisasi termasuk terlibat dalam International Pharmaceutical Students Federations. Bisa minta alamat email Pak Humairi? Siapa tau suatu saat bisa menawarkan CV saya ke employer yang membutuhkan. Insya Allah dari segi akademis saya tidak mengecewakan, lulus S-1 sangat memuaskan dan meluluskan Profesi Apoteker dengan Predikat Cum Laude. Saya berminat untuk bekerja di LN khususnya Brunei, Kuwait, Qatar, UAE atau Saudi Arabia under The Misnistry of Health. Terimakasih banyak sebelumnya, saya tunggu respon dan alamat emailnya

  26. dewi.an berkata:

    Maaf mau tanya.apakah benar untuk ners hrs pny pengalaman 2th?kmrn sy daftar di ppni jateng yg kerjasama dg intra..sy lulus klasifikasi.dan sekarang masih menunggu test dari user..tapi lama sekali..
    Kalau untuk recruitment tahun 2013 untuk bekerja di uea ada tidak?mohon infonya

    • Humari berkata:

      Ya. Itu syarat minimal. Makanya banyak perawat kita yang ikut terlibat memalsukan dokumen untuk bisa masuk ke Arab Saudi dan bekerja pada rumah sakit, klinik yang di kelola Kemenkes Arab Saudi (MOH). Jumlahnya kalau Anda tahu….bisa bikin tercengang.

      • dewi.an berkata:

        Jadi bagaimana menurut anda tentang hal tsb?
        Saya terakhir di hubungi dr ppni bln December kmrn. Di suruh belajar case handle yg kmrn saya buat.selain itu saya srg sekali di hubungin untk ttp mengikuti perekrutan ini..agak bingung jg kenapa seperti mengejar2 dan seolah2 menjanjikan..

      • Humari berkata:

        Yang ditawarkan untuk penempatan negara mana? Setahu saya hanya satu negara yang mau menerima perawat baru lulus: Yordania. Kalau ke negara tersebut, ada kemungkinan. Yang mengelola adalah BNP2TKI.
        Itu yang pernah saya dengar dari pihak BNP2TKI kira-kira 4 bulan yang lalu.

      • dewi.an berkata:

        Iya pak…benar sekali…dari yordania..
        Ppni menyarankan saya untuk belajar case handle sy kemarin.terus kalau user dah siap nanti sy dhubungin utk k semarang lg.kemarin bilangnya January user datang.hehee skrg kan sudah january.

      • Humari berkata:

        Biasa, Mbak Dewi. Sebab sebenarnya kedatangan user bergantung banyak hal. Itu terjadi pada kami, PJTKI juga. Saran saya, kalau tidak memberatkan ikuti saja. Apalagi bila pelatihan yang diberikan berguna untuk meningkatkan kualifikasi.

        Kalau bentrok dengan pekerjaan/tugas utama lebih baik utamakan pekerjaan yang sekarang. Kecuali bila Anda sudah yakin dengan pilihan untuk ke luar negeri.

      • dewi a.n berkata:

        Iya saya sabar menunggu.
        Tapi saya kemarin tdk mengikuti pelatihan karena berbenturan dg training di campus dan sumpah ners. Dari ppni bilang tdk apa.

  27. eroz berkata:

    lowongan perawat ke brunei gmana mas?

  28. sania berkata:

    mas saya mau tanya, saya sekarang kuliah di akper tni au cimbuleuit, kalo pengen jd perawat di luar negri khususnya arab, persyaratannya apa saja ???

    • Humari berkata:

      1. Minimal 2 tahun pengalaman di Indonesia
      2. Lolos interview dengan user
      3. Bisa bahasa Inggris (karena kolaborasi bakal dengan dokter dan perawat non Arab, kalaupun orang Arab untuk kategori pekerja medis mereka bisa bahasa Inggris)
      4. Sebagian RS/Klinik/Poliklinik di Arab Saudi mewajibkan perawat untuk lulus ujian Prometric. Ujian ini adalah tes tertulis online dalam bahasa Inggris tentang kasus keperawatan dan medis yang sudah bisa dilakukan di Jakarta. Ada lembaga yang mengurus itu.

  29. Sidiq berkata:

    maaf mw tanya,
    ada kriteria heigh mininal apa tidak?atau hanya ijasah saja?

    • Humari berkata:

      Soal tinggi badan, rata-ratalah. Asal jangan terlalu kurus dan pendek. Dokumen lainnya adalah ijazah, pengalaman kerja, untuk bangsal tertentu sertifikat pelatihan.

  30. asep berkata:

    maaf mbak
    mau tanya
    kalau peluang kerja perawat ke australia ada tidak?
    kalau ada persyaratannya apa saja?
    teimakasih

  31. Friska berkata:

    Mau tanya mas,
    Sy perawat S1dgn pengalaman kerja 4 thn.
    Sy tertarik ntk bekerja di luar negeri khususnya Amerika Serikat.kira2 mas bisa bantu ntk infonya.
    terima kasih

    • Friska berkata:

      Satu hal lg mas, sy punya sertifikat btcls dan hiperkes.

      • Humari berkata:

        Tetap saja setiap perawat yang bisa bekerja di sana harus lulus ujian kompetensi yang disyaratkan negara bagian masing-masing.

    • Humari berkata:

      Cukup rumit. Karena Anda harus lolos ujian dulu. Dan masing-masing negara bagian, punya standar sendiri-sendiri. Terlalu panjang proses ke sana. Perlu dana dan kesabaran ekstra

      • Friska berkata:

        Mau tanya mas,
        Sy perawat S1dgn pengalaman kerja 4 thn.
        Sy tertarik ntk bekerja di luar negeri khususnya US.kira2 mas bisa bantu ntk infonya.
        terima kasih

      • Friska berkata:

        Pertanyaan sy blm dijwb nie mas.
        Maaf ya diulang lg.
        Sy perawat S1dgn pengalaman kerja 4 thn.
        Sy tertarik ntk bekerja di luar negeri khususnya US.kira2 mas bisa bantu ntk infonya.
        terima kasih

      • Humari berkata:

        Untuk sekarang ini tidak ada PJTKI/PPTKIS yang menempatkan perawat ke Amerika Serikat

  32. devi berkata:

    Pa saya mau tanya, saya bidan, fresh graduate,, bisa tidak disalurkan kerja ke saudi? Klo ada pengen ke dubai.. Tapi kalo bidan katanya gaa αϑα di tmur tengah ya pak?? Bisa gaa bidaan sbgai nurse dsna?? Thnks

    • Humari berkata:

      Tidak bisa. Karena ada ujian tertulis online yang harus Anda lewati. Selain itu ijazah Anda juga bakal diverifikasi oleh nursing board mereka.

      Perlu diketahui, untuk urusan keotentikan dokumen dan kemampuan, bidang medis adalah yang paling ketat. Ini mengambil pelajaran dari masa-masa sebelumnya di kawasan negara-negara Arab/Teluk pemalsuan ijazah/pengalaman kerja cukup sering terjadi

      • devi berkata:

        Kira” αϑα lowongan yg lebih mudah ga buat berangkat ke dubai tapi jgn PRT hehhe.Sya jga masih blum lancar bhsa inggris namun mngerti sdkit” ..

      • Humari berkata:

        Sebaiknya kalau Anda punya ijazah, sertifikat dengan profesi tertentu, berusahalah masuk ke dunia kerja dengan profesi yang sama. Kalau melintas bidang, nanti repot kalau mau kembali lagi. Sementara jika Anda teruskan pekerjaan yang tidak sesuai bidang tadi, potensi karir mandek sangat besar

    • Humari berkata:

      Tidak bisa. Karena lisensinya lain. Pihak kementerian kesehatan negara penempatan akan meminta STR/SIP selain ijazah. Jabatan harus sesuai dengan pendidikan.

  33. devi berkata:

    Ia betul pa tpi susah cari peluang kerja ϑȋ̊ indonesia bidan jga,, kira” bapak punya lowker yg emng ke dubai gaa?? Kya penjaga carefour ato apa gtu pa?? Ingin carii modal dlu sya klau soal karir sya nnti bsa kuliah lanjut lagi..

    • Humari berkata:

      Untuk masuk ke negara manapun khususnya pekerja di bidang medis, persyaratan yang harus dipenuhi rata2 berada diatas pekerja bidang lainnya. Termasuk pengalaman kerja. Dan itu tak bisa dibuat main2. Tentu ada saja yang melanggar hal tersebut, hanya sampai di negara penempatan akan sangat repot.

  34. Peluangnya masih sangat banyak kan?
    Sebenernya saya masih sekolah di SMK kesehatan, nanti bungung mau lanjut kemana.
    Tapi orang tua saya menyuruuh masuk keperawatan dan nantinya menjadi tenaga keperawatan di Arab Saudi. Tapi saya takut, ketika saya nanti lulus kuliah dan sudah punya pengalaman kerja malah gak dapet peluang. tapi saya sangat tertarik, malahan saya sudah belajar bahasa arab dan inggris dari sekarang biar nanti gak repot. Kira2 5tahun lagi peluang masih banyak?

    • Humari berkata:

      Peluang tetap banyak saya yakin. Profesi di bidang ini takkan ada krisis. Orang sakit ada setiap hari. Beberapa negara bahkan sudah kekurangan penduduk usia muda. Seperti Eropa, Amerika Utara dan Jepang.

      Order kami banyak yang tak terlaksana. Masalah yang paling sering kami hadapi adalah: 1. Bahasa Inggris. 2. Pengalaman yang kurang 3. Order kerap datang dalam jumlah besar namun ternyata pelamarnya hanya segelintir.

  35. Kalau misalnya saya melanjutkan jurusan di farmasi bagaimana? Soalnya sudah terlanjur saya masuk di SMK jurusan farmasi. Ada peluang diluar sana untuk profesi itu?

    • Humari berkata:

      Kami sendiri pernah dapat itu. Hanya masalahnya bahasa dan pengalaman saja. Untuk pekerja di bidang kesehatan minimal D3

      • Humari berkata:

        Sudah saya jawab tuh…

      • Kalau pertukaran mahasiswa perawat gtu pnya kontak info ga mas mba 😊😊😊

      • Humari berkata:

        Kalaupun ada itu, bukan domain saya lagi. Saya menulis di blog ini sekedar memberi penjelasan tentang penempatan pekerja ke luar negeri dari sudut pandang kami, PJTKI.

      • Friska berkata:

        Maaf mas,
        Yg jd agen tki di australia itu siapa ya?
        Kira2 kl MOH di kuwait itu aman tdk ntk wanita?syaratnya apakah hrs exellent in english?kl cm pengalaman sbg nurse RS 4 thn dan english cukup,apakah bisa?
        Thanks

      • Humari berkata:

        Mbak Friska, ada ratusan perawat kita di Kuwait dan Arab Saudi. Sebagian besar wanita. Jadi jangan disamakan dengan TKI informal. Dan yang namanya TKI informal, dimana-mana tak aman. Kalau image Hongkong dan Taiwan itu relatif lebih bagus karena TKI informal kita di sana relatif sedikit (di bawah 200 ribu orang) dan negara itu hanyalah negara kota dan pulau. Bandingkan dengan Malaysia dan Arab Saudi yang menyerap TKI informal kita dengan jumlah 7-15 kali lipat.

        Jadi soal keamanan tak usah diragukan. Dan berdasarkan pengalaman saya, sebagaian besar perawat yang pernah bekerja di luar negeri, ogah kembali kerja di rs-rs di Indonesia.

      • Friska berkata:

        Pasti krn salarynya ya mas?
        Mau tanya lg mas,skrg ini binawan sdg membuka lowongan MOH ke kuwait, biasanya test apa aja kesana dan brp biaya yg hrs dikeluarkan oleh calon tki?
        Mnrt pengalaman mas,mana lebih cape kerja di dalam negri ato di luar negri?
        Thanks

      • Humari berkata:

        Soal biaya tanya langsung saja ke Binawan. Yang jelas untuk ke Kuwait biaya terjemahan ijazah akan sangat mahal. Minimal 1 juta per lembar. Sementara yg perlu diterjemahkan mulai dari ijazah, pengalaman kerja, transkrip, STR dll.

        Soal capek, kalau kerja di luar harus siap capek. Kalau tidak, jangan sekali-kali melamar. Sebab apapun permasalahan di sana, harus bisa atasi sendiri. Tak ada keluarga atau sahabat yang menolong.

        Anda tinggal hitung saja gaji yang ditawarkan apakah memadai sebagai kompensasi kehilangan semua kenyamanan selama kerja dan tinggal di tanah air. Binawan akan berhitung secara bisnis dan Anda juga harus melakukan yang sama.

      • Friska berkata:

        Apakah sama halnya dengan ke jepang,mas?
        Yg sy dgr,semua dibiayai pemerintah jepang.
        Apakah benar?
        Menurut mas sendiri,jenjang karier seorang perawat yang kerja ke luar negeri itu seperti apa?
        Terima kasih ya mas atas infonya.

      • Humari berkata:

        Tapi biaya tersebut harus dikembalikan. Ada cicilannya perbulan. Lebih jelasnya tanya saja ke BNP2TKI. Yang urus penempatan perawat ke Jepang mereka semua.

        Jenjang karir perawat untuk luar negeri, tetap saja mulai dari staf biasa. Kecuali di sini Anda sudah pernah pegang jabatan ini itu, ikut training termutakhir yang disyaratkan, bisa saja langsung jadi chief nurse misalnya. Tapi sebagian besar mulai dari bawah. Ini berdasarkan pengalaman perawat kita yang bekerja di negara-negara Arab. Filipina dan India saja bisa. Kita juga tentu saja.

      • Friska berkata:

        Oh gitu ya.
        Mas,kl seandainya mas jd perawat,berminat ngga kerja di jepang?
        Dgn adanya paparan radiasi pstinya,pasca tsunami.
        Terima kasih

      • Humari berkata:

        Wah, tidak etis rasanya berandai-andai. Sebab itu tidak membawa kesimpulan apapun.

        Mengenai tsunami, soal bencana ada dimana saja. Dan buktinya Jepang meskipun terkena tsunami berkali-kali tetap eksis. Dan perlu Anda ingat tsunami di Jepang bukanlah tsunami yang paling dahsyat yang tercatat pada sejarah peradaban kita.

        Soal, bencana nuklir misalnya, ya jelas memang terjadi tapi sekali lagi hanya di lokasi tertentu dan terisolasi. Makanya tak ada pengungsi korban nuklir dari Jepang exodus ke negara lain misalnya.

        Perlu bijak menyikapi berita. Dan perlu juga diingat setiap kali ada berita negatif, ya pada dasarnya di media manapun, hal-hal negatif yang menjadi jualan mereka. Kita dituntut untuk mencerna dengan pikiran terbuka. Tak bisa ditelan mentah-mentah.

  36. Saya mahasiswi keperawatan s1 smster 6 saya Ingin bertukar ilmu di luar bisa ambil semacam profesi di luar negri ga? Karna saya cukup yakin dgn bahasa inggris saya. Thanks

    • Humari berkata:

      Kami PJTKI tak bisa mengurus pertukaran pelajar misalnya. Yang kita proses hanya WNI yang bekerja ke luar negeri dengan visa kerja.

      • fathimah khumayroh berkata:

        Mas, skrg saya sedang mengambil program ners. S,kep saya sudah lulus saya dari stikes pertamina. Ingin coba untk ke kanada atau jepang. Klo buat share info gtu bisa ga saya ke kantor!? Alamatnya dmn sih?

      • Humari berkata:

        Ke Kanada, Anda harus punya pengalaman dulu. Setelah itu harus lulus ujian keperawatan standar negara penempatan. Untuk ke Jepang, silakan klik link saya di atas. Hanya BNP2TKI yang menempatkan ke sana.

      • fathimah khumayroh berkata:

        Negara mana mas yg baru lulus bisa lgsng daftar ? Jepang, kuwait, qatar? Abis kalo pengalaman kelamaan mas. Bisa di bantu ga?

      • Humari berkata:

        Jepang. Kuwait dan Qatar dan semua negara Arab perlu pengalaman dulu. Silakan klik http://www.bnp2tki.go.id/prosedur-mainmenu-220.html

  37. laily berkata:

    maaf mas/mbak saya mau tanya, kalau dari kebidanan ada gak ya peluang kerja ke korea selatan??
    saya pengen banget kerja di sana, kira2 ada gak yahh,, mohon infonya yahh.
    dan kalau boleh tanya lagi, selain bidan ada lowongan apa saja yang di sediakan kalau mau kerja di korea? dan mas/mabk punya alamat link nya gak ya??
    terimakasih ^_^

  38. mukhtar lutfi berkata:

    assalamualikum.sya lulusan D3 keperawatan 2009.berpengalaman 3 tahun di ICU&CCU.apakah saat ini ada info lowonag perawat yang ke Saudi atau kuwait.trimakasih.wass

  39. ati tyaa hastuti berkata:

    Assalamualaikum.mhon info nya lowongan perawat k qatar dan syarat2nya ap aj.?trims

  40. andri lesmana berkata:

    karena perebutan kepentingan perawat dan bidan lah yang jadi korban,dari sudut pandang saya yang bekerja di recruitment agen di australia,masih ada jalan yaitu dengan masuk australia dulu dengan visa working holiday ( dibawah umur 30th ) kerja di bidang lain dulu sambil kursus (e;g bridging program dll ) lalu baru kerja di australia sebagai nurse or midwife.karena pemerintah kita yang kurang menangkap peluang dari shortage perawat dan bidan di australia yang mempunyai standart gaji tinggi ( gross salary nurse or midwife from 55,000aus$/tahun – 150,000aus$/tahun) maka tidak ada pjtki resmi yang melayani bidang ini walaupun peluangnya sangat besar. pemerintah australia menganggarkan 1 milyar aus dolar untuk menarik minat pekerja di bidang age care karena kurangnya minat tenaga kerja dalam negeri australia dalam bidang ini.diperkirakan lonjakan angka aged people diaustralia mencapai 20% dari penduduk australia di tahun 2014.walau dengan biaya besar untuk mencapai standart qualifikasi dengan kursus2 di australia tapi akan tetap membuahkan hasil yang sangat memuaskan.
    thanks admin.

  41. yayan berkata:

    saya mau tanya , kalo peluang kerja D3 perawat ada gak ya ke U.S.A
    terus persyaratannya yang palin pokok dan penting apa aja. thank ya.

  42. moozy syam berkata:

    mas… tlong kasih info donk tntng lwongn thun 2014…
    sya denger da pluang bgi bidan untuk krj di pskesmas new zeland ntuk kberngktn april 2014…
    mhon d blas…

    • Humari berkata:

      Untuk bidan ke negara-negara maju jarang permintaannya. Saya malah belum pernah dapat. Terakhir lowongan untuk bidan yang saya ketahui dikelola oleh BNP2TKI

  43. assalamualaikum warohmatulohiwabarokatuh
    ada lowongan ga untuk perawat??makasih

  44. Desy berkata:

    bagaimana prospek kerja lulusan d3 keperawatan upi di luar negeri ?

  45. runa berkata:

    maaf pak, mau bertanya. sya calon prawat d3, ingin mlanjutkan pendidikan di luar negri khsusnya jepang. apakah ada peluang untuk melanjutkan pndidikan dan juga bisa sambil bekerja?
    dan jika hanya bekerja saja apa syarat untuk perawat d3 slain bhsa inggris tntunya?
    apakah juga dituntut untuk mmiliki pnglman krja min 2 th?
    terima kasih

  46. iraa berkata:

    bagaimana dengan tenaga kesehatan lain seperti ahli gizi . mungkin bisa diceritakan prosesnya agar bisa bekerja diluar negeri . terimakasih

    • Humari berkata:

      Permintaan untuk ahli gizi tak banyak. Kita kalah saing dengan India dan Filipina. Pernah ada permintaan ahli gizi dari Indonesia. Tapi tak saya ambil karena hambatan perekrutan dan bahasa Inggris.

      • andi eccha mutmainnah berkata:

        ada lowker nurse gak untuk daerah luar, sy kbtuln pengalamn exaudi 3 thun
        thank’s

      • iraa berkata:

        maaf mungkin bisa dijelaskan hambatan dalam perekrutan ahli gizi ? terimakasih

      • Humari berkata:

        Ahli gizi, fisioterapist, lab analyst dll, pernah ada permintaannya beberapa kali. Tapi tak pernah terpenuhi. Hambatannya adalah bahasa. Selain peminat yang sedikit sekali. Silakan Anda tanya ke Binawan dan Millenium Muda Mandiri. Mereka tahu itu.

  47. dhina aruan berkata:

    mas nama saya dhina,saya fresh graduate tamatan dri akper columbia asia,,mas katanya kalau mau bekerja keluar harus pengalaman 2 tahun ya,,gmna klw kita mau perawat jompo atau asisten perawat bisa gk klw blm pengalaman 2 tahun..mksh ya mas

    • Humari berkata:

      Untuk perawat yang ingin bekerja di rumah sakit atau poliklinik memang harus punya pengalaman min. 2 tahun. Kalau buat di panti jompo bisa saja. Tapi untuk panti jompo pilihannya sedikit negara: Taiwan & Kanada (penempatannya lewat PPTKIS) dan Jepang (penempatannya lewat BNP2TKI)

  48. arif berkata:

    mohon informasi untuk jadwal perekrutan baru agustus 2013 tentang peluang perawat di luar negeri dimana saja berada bila ada, terima kasih

  49. Novardilla berkata:

    Assalamualaikum..
    mas, Saya Nova.. saya mahasiswa tingkat akhir jurusan S1 keperawatan
    Saya juga berencana untuk bekerja di luar negeri (Jepang atau Canada tujuan utama saya).
    Sepupu saya juga sekarang sedang dalam masa pelatihan untuk bekerja di Jepang sbg care giver karena dia hanya fresh graduated D3 keperawatan.
    yang saya mau tanyakan, gimana bagusnya yaa setelah saya lulus S1 dan mengambil program profesi Ners apakah saya langsung mencoba melamar atau saya harus bekerja dlu selama 2 tahun untuk pengalaman?
    usia saya sekarang 22 tahun (pada november 2013 ini).
    apakah tidak terlalu tua apabila saya harus mnunggu bekerja dlu 2 tahun?
    mohon sarannya. terimakasih :)

    • Humari berkata:

      Terus terang, jenjang pendidikan keperawatan kita terlalu ribet. Filipina cukup untuk mendapatkan bachelor degree cukup dengan masa 4 tahun. Negara kita? Rata-rata 5-6 tahun!

      Untuk menjadi praktisi karena Anda ambil S1 terpaksa ikut program ners. Sementara untuk kerja ke luar negeri tetap saja pengalaman 2 tahun kerja jadi persyaratan. Saran saya begitu Anda selesaikan program ners langsung saja melamar untuk ke Jepang lewat BNP2TKI. Kalau menunggu 2 tahun kelamaan. Dan selama 2 tahun itu niat bisa saja berubah. Karena cinta misalnya :)

  50. Rizki berkata:

    Mas aku mau tanya .kalau lulusan s1 perawat+ners tapi ternyata sekolahanya ter akreditasi c? Apakah kalau lulusan yg ter akreditasi c masih dapat bekerja di luar negeri?

    • Humari berkata:

      Nilai, akreditasi sekolah dsb boleh dikatakan tidak dilihat saat interview. Asal Anda lolos interview dan terkadang, ujian tulis, ya lolos saja.

  51. dian cahyani berkata:

    assalamualaikum, saya mau tanya .
    kalo bekerja di luar negeri , emang tidak ada persyaratan memakai IPK?

    • Humari berkata:

      Tidak ada. Asal Anda punya ijazah plus pengalaman 2-3 tahun dan lolos interview dan kadang, ujian tertulis, kemungkinan dapat kesempatan terbuka lebar

  52. elijah berkata:

    Assalmaulaikum …

    Perkenalkan nama saya Dodo , saya ingin cerita sedikit 2006 hingga 2009 saya berkerja di Arab saudi dengan gaji 6 jutaan ..kemudaian saya pulang ke Indonesia saya menuggu untuk berangkat ke Qatar waktu itu thn 2011 datang kejakarta memang sangat ribet sekali persayaratanya dan kami menuggu hampir 1 thn setengah baru ada panggilan lagi..tapi sayang, saya sudah tidak berminat lagi, banyak teman juga tidak mau ambil lagi karena sudah menikah dan PNS dan alasan lainya. ahirnya teman saya yang lain bergkat kalau gak salah 2012 awal kemaren barupulang satu thun lamanya dia disana Alhamdulilah dia jadi lebih kaya. ada perasaan menyesal melihat dia dengan sangat berkecukupan..timbul dihati saya ingin beragkat lagi..AAMMIINN..mohon info nya bila ada lowongan untuk perawat keluar negri lagi…

    terima kasih
    do2 Palembang

    • Humari berkata:

      Penempatan untuk perawat memang rumit. Lebih rumit dari perekrutan bidang lainnya. Karena verifikasi di negara penempatan sangat ketat dan lama.

      Btw, tak usah disesali ah. Rezeki ada yang atur. Rajin-rajin bersyukur saja.

  53. Anis Jauharin berkata:

    mas, saya mau mau nanya, kmren saya buka website tenaga kerja bidan ke luar negeri, kata teman saya dia sudah di taiwan tapi sebagai perawat, tahapnya sangat mudah hanya tinggal ngurus ke depnakerbyr 5 jta-training 2 bln lgsung berangkat. nah saat saya coba iseng lwat internet, disitu disebutkan nmr HP penyalur iseng saya sms dan dia minta data dikirim lwt sms, setelah itu form lainya akan dikirim dgn syarat byr 300 rbu. jujur saya takut penipuan blm apa2 udah minta uang. apalagi setelah saya tanya bahwa setahu saya hanya yordania yg menerima fresh graduate dia bilang gampang, itu bisa di atur. bagaimana mas apakah itu semacam penipuan apa benar memang ada?

    • Humari berkata:

      Untuk Taiwan hanya perawat di panti jompo. Kalau Anda tak punya latar belakang sebagai perawat juga gak apa-apa. Ada pelatihannya. Kalau mau yang pasti datang langsung ke kantornya. Bukan sekedar no hp. Kalau sang pemberi info hanya mau bertemu di luar dan hanya memberi no hp tandanya dia calo/sponsor

  54. lana anggraeni berkata:

    hai…
    saya juga mau berbagi pengalaman … saya perawat sekarang bekerja under MOH saudi arabia… alhamdulilah udah 4 tahun gaji ya lumayan… alhamdulilah :) klo di rupiahin mungkin 14 juta perbulan :) …. hayooo temen 2 perawat jangan takut mencoba cari rejeki ke luar negeri

    • Humari berkata:

      Terima kasih telah berbagi. Yang Anda bagi adalah sukanya, dukanya juga dong :)

      • lana anggraeni berkata:

        Hehehe…. Duka nya yah mas :) saat saat paling menyedihkan tuh pas 3 bulan pertama kerja.. Homesick, belum terima gaji soalnya gajinya di rapelin mas 3 bulan jadi harus punya uang tambahan dari indonesia, klo masalah makan jangan khawatir semua di tanggung, tapi uang ujian prometric atau di kenal saudi council dan akreditasi untuk dapet sertifikat perawat teregister saudi klo ga salah dulu abis 850 riyal , trs persiapan Ujian BLS sumpah mas bener bener penuh perjuangan dan menguras air mata :) :) blum lagi kebudayaan saudi yang terasa berbeda dengan budaya kita :) alhamdulilah di syukurin aja… Waduh mas klo cerita suka duka di saudi mungkin bisa jadi novel nich kehiupan tki di saudi heheheh

      • Humari berkata:

        Kalau gitu bikin novelnya. Nanti saya jadi pembeli pertama :)

  55. lana anggraeni berkata:

    sippppp :) lagi on progres mudah mudahan bisa jadi best seller nyaingin andrea hirata … hehehehe… http://www.ngarep.com

  56. Esty berkata:

    Kalo uda Ners tapi pengin kerja di luar negri,apakah harus punya pengalaman kerja juga di RS 1-2 tahunan?

  57. kristin berkata:

    saya kristin kelas 1 smk jurusan perawat (bandung selatan 2) saya hanya pingin tau untuk kedepan
    kampus mana yg perjurusan perawat yg bisa langsung ke negara lain seperti jepang,arab,Dll

    tolong di balas segera karna ini penting bagi saya dan jgn lupa berapa kira2 persemester’a

    • Humari berkata:

      Semua kampus bisa. Pertajam saja kemampuan berbahasa Inggris. Soal biaya pendidikan bukan bidang yang saya bahas. Dan saya juga tak punya info untuk itu.

  58. mansy berkata:

    kalo lowongan perawat ke singapura ada nggak pak?

  59. riska berkata:

    selamat malam saya riska saya baru lulusan D3 keperawatan, saya mau tanya apakah ada loker ke brunei serta pengalaman kerja kebrunei harus berapa lama? terimakasih.

  60. dewi berkata:

    Pak,kalau pt. Bidar timur itu resmi tidak pak?
    Terimakasih

  61. dewi berkata:

    Terimakasih untuk infonya pak,
    Karena saya akan ke jakarta untuk test medical check up,,jadi saya perlu diyakinkan tentang pt tsb,

  62. idha berkata:

    mau nanya kalau tammatan s1 keperawatan bisa tidak mendaftar pekerjaan sebagai tenaga medis di arab saudi…terus saya sudah punya pengalaman waktu sekolah akper dulu yang sederajat sma,..sudah pernah praktek di berbagai rumah sakit.

  63. Hidz berkata:

    Assalamu’alaikum…
    sy mau tanya. apakah ada tenaga laboratorium/d3 Analis Kesehatan yang dikirim keluar negeri ?? kira” bagaimana y caranya ?? mohon infonya, trimakasih.. :D

    • Humari berkata:

      Sebenarnya pernah ada permintaan untuk lab analyst/technician. Tapi kami tak sanggup memenuhi karena ternyata pelamarnya hampir-hampir tak ada. Padahal yang diminta bukan satu dua orang.

      Sebab klien dari luar negeri akan membatalkan permintaan bila order yang diberi hanya disanggup dipenuhi jauh di bawah target. Hambatan lainnya adalah khusus tenaga medis, bahasa Inggris yang disyaratkan lebih tinggi daripada orang-orang yang bekerja di sektor lain. Sebab di sana semua tenaga medis harus ikut ujian sertifikasi.

      Anda bisa kok cari sendiri. Digoogling saja: ‘jobs lab technician hospital Saudi Arabia’, misalnya. Kalau sudah dapat penawaran silakan klik : http://pjtkidantki.wordpress.com/2012/05/01/tentang-tki-mandiri-dan-persyaratannya/

      Karenanya sebagian besar permintaan dari negara-negara Arab sebagian besar diisi oleh, lagi-lagi, India.

  64. pratiwizaskya berkata:

    Q mau bertanya apa untuk tahun ini dan tahun depan ada lowongan kerja kekorea selatan’atau singapore sya seorang bidan tamatan SPK dan D3 kebidanan pnx pengalaman kerja smnjk lulus SPK’mohon imfox”

  65. Nana Yuliana berkata:

    Saya Yuli Mas, mau tanya kalau perawat S1 Ners / S1 tanpa ners yang lebih dibutuhan di Jepang yang mana ?? mohon penjelasannya

  66. Nana Yuliana berkata:

    Saya mau tanya lagi Mas, kalau jadi perawat di Jepang yang lebih diunggulkan bahasa jepangnya/ bahasa inggris bahwa kita tahu kalau b.inggris adalah bahasa intrnasional? makasih

  67. Mbak di arab harus bisa bhs inggris atau arab nih?

    • Mas mau nanya kalo peluang perawat kerja di inggris itu ada nggak?atau di uea itu harus bisa bhs arab yah?

      • Humari berkata:

        Setahu saya ada. Tapi bukan perekrutan besar-besaran macam Arab Saudi misalnya. Penempatan perawat buat seluruh negara Arab bahasa yang diwajibkan adalah Inggris. Karena kolaborasi bakal dengan orang asing non Arab.

    • Humari berkata:

      Awalnya harus menguasai bahasa Inggris. Karena Anda bakal bekerjasama dengan staf medis non Arab. Tapi bahasa Arab juga penting dikuasai. Ujian registrasinya juga dalam bahasa Inggris. Bukan Arab.

  68. dhany berkata:

    asslamualaikum,sy dhany 24 tahun bru lulus ners..pengen kerja jdi perwat dluar negeri bisa gk tapi sy gk pux pngalaman kerja,dan kmaren sy dnger ada lowongan kerja dsana khusus anak lombok. . .bgaimana mas bner ndk n apa z syart2nya. . Trims

    • Humari berkata:

      Kalau untuk negara-negara Arab baru lulus gak bisa. Minimal pengalaman dua tahun. Coba Anda daftar ke BNP2TKI buat penempatan ke Jepang.

      • Jungle berkata:

        Pak, saya mau tanya, ada pernyataan bapak begini, “Untuk menjadi praktisi karena Anda ambil S1 terpaksa ikut program ners. Sementara untuk kerja ke luar negeri tetap saja pengalaman 2 tahun kerja jadi persyaratan. Saran saya begitu Anda selesaikan program ners langsung saja melamar untuk ke Jepang lewat BNP2TKI. Kalau menunggu 2 tahun kelamaan.”
        1. Bukankah BNP2TKI memberikan persyaratan min 2 tahun kerja?
        2. Apakah bisa dengan pengalaman kerja 1 tahun sebagai ners?
        3. Saya berminat bekerja di belanda atau dubai kira2 agen yang mana yang dapat membantu saya ?
        4. Bagaimana kalau mengurus semuanya sendiri tanpa agen?

      • Humari berkata:

        1 & 2. Begini, selama ini semua klien kami PJTKI menghitung usia ijazah setelah perawat mendapatkan ijazah Sarjana Keperawatan. Bukan Ners. Jadi sodorkan saja S.Kep jangan sertifikat ners.

        3. Untuk Belanda dulu setahu saya Binawan. Dubai saya tak tahu. Penempatan ke Dubai tak terlalu banyak. Seleksinya ribet dan perlu ujian online seperti Qatar.

        4. Bisa saja. Langsung hubungi RS yang Anda mau lewat internet. TKI mandiri untuk pekerja formal dibolehkan. Klik http://pjtkidantki.wordpress.com/2013/12/01/menjadi-tki-info-awal-yang-perlu-diketahui-bagian-1-8/

  69. Jungle berkata:

    Maaf, pak tapi kalau hanya ijazah S.Kep artinya saya belum mempunyai pengalaman kerja? Apa itu mungkin,pak?

  70. evi berkata:

    Pak saya mau nanya saya lulusan tahun 2011 S1 Keperawatan tapi belum nurse pengalaman saya bekerja di Rs hanya 8 bulan dan 1 tahun di Kantor askes, saya ingin bekerja di jepang kira2 bisa gak ya pak, kerja di panti jompo juga tidak masalah… terimakasih..

  71. Bidan betul2 tdak ada kesempatan ke Jepang??? seluruh hidup sy cuma buat ke jepang, masuk kesehatan juga cma untuk ke jepang,. sy sudah belajar bahasa jepang, yg sy butuhkan sekarang hanya umur 23 thn dan pengalaman kerja 2 tahun,.. benar2 tdk ada kesempatan??

  72. eny berkata:

    mas mau nanya kalau lulusan S1 belum Ners bisa gak kerja di jepang? terus daftarnya dimana?

  73. Venty Meitasari berkata:

    saya meita, saya sekolah dIII berlanjut dIV perawat intensif. sekarang smester 7. saya udah wisuda DIII perawat dan sekarang menempuh DIV untuk perawat intensif (kritis). kalau mau ke luar negeri, ijasah DIV berlaku tidak ya dan negara mana yag mau menerima ? terima kasih

    • Humari berkata:

      Lebih baik Anda ambil S1 sekalian. Dapat S.Kep bisa jadi modal ke luar negeri. Kalau D IV, kami menjelaskan ke klien agak sulit. Proses pendidikan perawat kita cukup rumit, DIII, DIV, S. Kep, Ners. Ada yang di bawah Kemenkes ada yang di Kemdiknas (BAN PT). Kami menjelaskan ke pihak luar bingung. Padahal mereka cuma minta S.Kep. Saja. Mengenai penjurusan yang Anda ambil, pihak luar biasanya tak memandang itu. Mereka hanya menilai ijazah terakhir (S.Kep) dan pengalaman kerja di ruang/bangsal tertentu serta STR.

      • irma berkata:

        klo gaji nurse di kanada n kuwait smpe brp ya?
        sy fresh graduate yg ingn jd tki formal.

      • Humari berkata:

        Untuk fresh graduate, paling banter bisa melamar sebagai caregiver (perawat manula). Kalau minat ke Kanada, googling “Yonasindo”. Buat Kuwait, saat ini belum ada program ke sana. Selain itu Kuwait dan seluruh negara Arab juga tak menerima fresh graduate.

  74. irma berkata:

    anda disana sudah brp tahun? sy pgn jd bidan dsna, tp sy fresh graduate kira2 bs g ya?
    tlg d bls…plizzz
    tq.

  75. hilda berkata:

    saya, lulus D3 kebidanan tahun 2012,bagaimana agar bisa kerja bidan/ perawat di singapure/ malaysia, karna saya domisili di batam, saya pernah mendengar SNB (Singapore Nursing Board) ,tapi jelasnya belum tau, tp jelasnya belum tw,

    • Humari berkata:

      Singapura tak menawarkan posisi ini ke kita. Pernah mereka membuka peluang buat calon tenaga medis kita. Mengapa saya sebut calon, karena persyaratannya adalah: 1. Tamat SMA dan bersedia belajar 6 tahun di sekolah-sekolah keperawatan di Singapura dan yang terakhir syaratnya cukup rasis: hanya yang beretnik Tionghoa.

  76. Puspa Rani berkata:

    Assalamualaikum. mas mau nanya, saya masih menempuh pendidikan D3 Keperawatan dan sekarang baru masuk semester 2. kira2 dua tahun yang akan datang korea selatan akan membuka lowongan pejerjaan untuk perawat disana atau tidak ya??
    dan kalau bekerja di jepang sebagai perawat lulusan D3 dan masih fresh graduate itu sudah pasti ditempatkan di panti jompo atau ada kemungkinan di RS??
    terimakasih

    • Humari berkata:

      Untuk perawat ke Korea belum ada tanda-tanda tuh.

      Kalau ke Jepang, untuk bekerja ke RS harus bisa bahasa Jepang dan lulus ujian kompetensi standar Jepang. Jadi ujiannya pakai bahasa Jepang dan huruf Kanji.

  77. vita berkata:

    mas mau tanya untuk pendaftaran calon tenaga perawat ke jepang atau amerika tahun 2014 kapan ya? mohon infonya.makasih

  78. ikaa berkata:

    Ass mas kalau lulusan d3 kebidanan blum pnya pglmn di bidang kebidanan. lalu mendaftar seb tki manula(panti jompo) di taiwan kontrak kerja selama 3 tahun… apakah setelah 3 tahun bekerja di panti jompo bisa dikatakan punya pengalaman kerja…. karena tujuan saya ingin bekerja di luar negri untuk penempatan di rs nya…

    • Humari berkata:

      Ya, pastilah. Itu juga kerja kan namanya. Meski bukan di rumah sakit.

      • ikaa berkata:

        Apakah kerja mengurus jompo selama 3 tahun bisa dijadikan referensi kerja untuk melamar di Rs sebagai tenaga perawat/ bidan (di luar negri ataupun dlm negri) ? Trimakasih

      • Humari berkata:

        Pengalaman apapun kalau masih mendukung dengan pekerjaan yang akan dilamar, sedikit atau banyak pasti menjadi pertimbangan. Jadi jangan pernah ragu buat bekerja sesuai bidang dan melakukannya dengan iklas. Takkan rugi.

  79. jadi kalau bekerja di luar negri persyaratannya sangat berat yaaaa

    • Humari berkata:

      Begitulah. Tapi bukan berarti perawat kita tak bisa. Sudah ribuan kok yang bekerja di luar sana. Dan selalu mendapatkan penilaian positif.

  80. Fhyita Ahmed berkata:

    Assalamualaikum……. saya mau tanya, saya sedang kuliah ambil jurusan D3 KEBIDANAN. dan saya sambil bekerja di sebuah klinik persalinan ( ya belum pantas dinamakan bekerja sih, cuma ngikut bidan saja ) . apakah ada mas peluang untuk bidan lulusan D3 KEBIDANAN di dubai / saudi ??? tolong jawabannya mas. trimakasih :)

  81. Fhyita Ahmed berkata:

    jadi intinya bagaimana mas ????? aku ingin sekali bekerja di saudi / dubai.

  82. ervan berkata:

    assalamualikum wr wb. ne saya Muhammad ervan dri STIKES BANYUWANGI. apa g ad lowongan buat s1 kep di negara tetangga mas (mlaysia, singapur,)???
    mhon infonya>>>>>

  83. Andria permata sari berkata:

    Ass, mau tanya jika ingin ke jepang sebagai careworker karna saya ambil S1 belum profesi dan tdk memiliki pengalaman kerja,bahasa pada saat test yang harusa saya kuasai betul2 bahasa inggris atau jepang?dan jika nhs inggris ada batas nilai pencapaian nya tidak?atas jawabannya terimakasih

  84. etty rochadianti ningrum berkata:

    magsudnya untuk penempatan tahun 2015

  85. sukma berkata:

    assalamu’alaikum,,,ada ngk lowongan untuk lulusan smk keperawatan kerja di jepang,,,seperti kerja di panti jompo???

  86. dita berkata:

    Aslmualaikum. Pak, saya mau tanya:
    1. saat daftar dan menunggu interview stakeholder dll, bisakah diantara waktu itu saya bekerja?
    2. Misalnya, saat sudah diterima bekerja dsna tp tdk lolos uji registasi disana bagaimana Pak? Terima kasih

    • Humari berkata:

      1. Bisa. Dan jangan mundur sebelum Anda mendapatkan visa
      2. Tergantung employer Anda. Ada yang memulangkan ada yang tidak. Tapi sekarang ujian untuk perawat rata-rata dilakukan di Indonesia.

      • dita berkata:

        Jd bs bekerja sambil nunggu visa ya Pak?
        Klo di indonesia, ujiannya apa ada di sby ato hanya di jkt?
        Saat dsna apa ada biaya yg pelu kita keluarkan? Apa saja? Terima kasih.

      • Humari berkata:

        Bisa. Ujian prometric? Setahu saya hanya di Jakarta. Sebenarnya di Surabaya juga ada, tapi saya belum pernah kontak mereka.
        Mengenai ujian prometric saya akan bahas akhir pekan ini di posting tersendiri

  87. Wayan Giri berkata:

    Kami dari Institusi Pendidikan S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan, adakah kemungkinan untuk kami menjalin kerja sama dengan institusi kesehatan seperti klinik atau rumah sakit di luar negeri untuk penyelenggaraan praktik klinik / magang bagi mahasiswa kami. terima kasih.

    • Humari berkata:

      Pak Wayan, untuk luar negeri khusus buat tenaga medis syarat minimum yang diminta instansi kesehatan di luar negeri adalah pengalaman kerja dua tahun.

      Buat magang saya belum pernah dengar. Namun beberapa tahun silam STIKES Binawan pernah bekerja sama dengan pihak Australia untuk penempatan perawat ke sana. Namun kalau tak salah satu semester pada tahun terakhir dilaksanakan di Australia. Progam itu sekarang tak lagi jalan karena masalah keuangan.

      Selebihnya, saya belum pernah dengar ada pemagangan buat calon perawat/bidan di luar negeri

  88. Abd. Wahab berkata:

    mas klo perawat yordania katanya bisa yang baru lulus apakah benar?
    apa saja persyaratannya?
    brapa standar gaji yang mas tau.?
    mohon infonya saya lulusan S1+Ners ingin berkarir keluar negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s