Ini posting yang ke sekian kalinya, saya menggunakan judul yang diakhiri tanda tanya.
Sebab banyak yang bertanya kepada saya lewat email, telpon atau bahkan datang langsung ke kantor saya tentang peluang bekerja ke negara-negara Barat.
Sedih rasanya bila pertanyaan itu diajukan bila terpaksa saya menjawab dengan nada pesimis. Tapi itulah kenyataan yang kami temui. Sedikit sekali peluang kerja ke negara-negara tersebut kecuali bila anda punya keahlian khusus. Dan mereka yang berkeahlian khusus tentulah tidak banyak.
Kalau anda hanya berangan-angan kerja sebagai pekerja kerah biru (pabrik, restoran, dsb) di negara-negara tersebut dan ingin berangkat ke sana sebagai TKI resmi (sebagian teman-teman di LSM mengatakan tak ada istilah TKI resmi dan tak resmi yang ada adalah TKI berdokumen dan tak berdokumen), saya berani berkata peluang semacam itu belum pernah kami, PJTKI, dapatkan.
Ada memang PJTKI yang memberangkatkan TKI ke negara-negara Barat, namun mereka yang diberangkat memiliki kemampuan di atas rata-rata, secara bahasa maupun keahlian. Peluang terbesar untuk TKI berkeahlian khusus adalah, perawat (itupun mereka yang memiliki kemampuan berbahasa dan pengalaman di atas rata-rata), staf hospitality di kapal pesiar, pelaut, tukang kayu dan tukang las yang sudah berpengalaman di migas juga kru kapal ikan. Ada pula sebagai pekerja musiman pemetik buah di Australia dan Selandia Baru.
Tapi jumlah mereka tak banyak. Karena peluangnya juga sedikit.
Ada salah satu CTKI yang ngeyel pada saya bahwa sedikitnya TKI yang bekerja di negara Barat karena PJTKI lemah promosinya, juga hanya fokus memberangkatkan TKI informal.
Ketahuilah meski tak banyak, ada kok di antara kami yang berusaha menembus ke sana. Bahkan ada satu dua PJTKI yang membayar marketing manager bule buat menembus pasar kerja di negara-negara Barat. Hasilnya jauh dari menggembirakan. Kalaupun bisa, biayanya sangat-sangat tinggi. Mengapa? Karena semua pembiayaan total (biaya visa, tiket pesawat juga fee buat PJTKI) ditanggung oleh CTKI!
Apalagi untuk bidang-bidang tertentu seperti perawat misalnya, tida bisa langsung bekerja sebelum mengikuti pendidikan selama beberapa bulan lalu dan lolos ujian untuk mendapatkan lisensi.
Lalu sang CTKI yang ngeyel membandingkan dengan negara Vietnam, Filipina dan Cina yang sanggup menempatkan banyak pekerja di negara-negara Barat.
Wah, kita sama sekali tidak dapat disamakan dengan mereka. Secara politik dan ideologi kita adalah bangsa yang dicurigai Barat.
Di Amerika Serikat banyak orang pekerja Vietnam karena ada hal semacam penebusan rasa bersalah sehingga negara Paman Sam menerima begitu banyak imigran dari negara tetangga kita itu.
Filipina lain lagi, selain secara ideologi mereka memang dekat dengan Amerika, kemampuan berbahasa Inggris para Pinoy juga luar biasa. Tak heran bila anda menemukan ada rakyat mereka yang bisa bernyanyi menyaingi Celine Dion dan Lady Gaga sementara penyanyi kita hanya bisa meniru bajunya.
Pekerja migran Cina banyak diterima karena tampaknya Barat ingin tampak ramah. Selain itu juga, penyeludupan manusia dari Cina ke negara Barat luar biasa modusnya. PJTKI ilegal paling bengal sekalipun belum pernah melakukannya.
Baru-baru ini ada seorang pekerja gelap asal negeri kita yang meminta suaka ke negeri Paman Sam. Alasannya; dia beragama minoritas dan preferensi seksualnya tidak direstui mayoritas yang berakibat dapat mengancam nyawanya. Berita itu dimuat di situs berita terkenal di AS.
Reaksinya luar biasa. Bukan memihak sang pencari suaka malah membela posisi bangsa Indonesia. Ada yang menulis, Indonesia adalah negara yang ramah bagi gay asal tidak bersikap vulgar. Katanya lagi, tiap hari dari pagi hingga malam kita bisa melihat gay tampil di TV-TV Indonesia dan mereka tidak dibakar kaum radikal muslim. Ada juga yang bilang pencari suaka itu bohong sebab di Indonesia semua agama diakui bahkan ada hari liburnya, hal serupa yang tidak ada di AS.
Sebelum berita itu pernah juga ada sekelompok orang kita yang mendapatkan suaka di Kanada karena aksi serupa; korban diskriminasi fisik, materi dan agama. Tapi suatu saat ketahuan karena petugas imigrasi curiga semua pengakuan mereka serupa.
Mengapa saya menulis hal semacam ini? Sebab beberapa waktu yang lalu pada sebuah bursa kerja di Jakarta, ada seorang lelaki usia 30an yang datang ke saya dan mengaku sudah bosan menjadi pekerja ilegal di negara Barat. Ia ingin berkerja secara resmi. Ia curhat tentang dirinya yang sudah menghabiskan uang seratus jutaan dua tahun belakangan buat para penipu hanya karena ingin kerja ke Eropa!
Meski sempat melongo saya lalu menjawab dengan kalimat semacam ini:
Bila anda adalah pekerja yang mau bekerja apa saja dan ingin mencari nafkah di salah satu negara Barat sebagai TKI resmi, maaf sekali saya terpaksa berkata peluang yang ada sungguh kecil. Bila anda punya uang untuk itu dan anda tetap merasa hidup di negara Barat lebih menjanjikan, lebih baik gunakan uang anda untuk mendapatkan visa sebagai pelajar atau ambil kursus apa saja di sana. Karena mendapat pekerjaan lebih mudah bila anda melanjutkan dulu pendidikan anda di sana.
Baru-baru ini saya menyelesaikan sebuah buku yang saya beri judul panjang,”Bekerja ke luar negeri: tahapan & proses pengurusan dokumen di dalam negeri. Kiat menghindari penipuan.”
Buku ini memaparkan apa adanya tentang bagaimana menjadi TKI sesuai prosedur. Mulai dari beburu peluang kerja, dokumen, dan biaya saya tulis, daftar PJTKI resmi hingga modus-modus bagaimana penipuan dilakukan terhadap TKI.
Teman-teman yang sudah membaca draft buku saya, berkata saya akan menjadi musuh banyak orang dengan membeberkan hal semacam ini. Dia mungkin benar. Tapi saya harap dengan menuliskan apa yang saya ketahui tentang ini, saya juga akan mendapatkan teman baru yang insya Allah lebih baik.
Ingin daftar PJTKI/PPTKIS mana saja yang merekrut dan menempatkan TKI formal? Klik kalimat ini.
sangat menarik beritanya. Namun bikin sedih dan bikin pesimis. Padahal banyak warga Indonesia yang berharap dan ingin mengadukan nasibnya ke negeri sebrang. Karna di negeri sendiri hanya melihat dari ijasah. Banyaknya korupsi oleh pejabat dikarenakan uang. Karna uang pun orang yang bodoh bisa bekerja dipemerintahan.
Semoga ajah ada satu agen resmi yang benar2 bisa membantu rakyatnya sendiri.
Iy btl bang
Benar,,saya Pelaut juga banyak kendala untuk hinggap ke Darat US/Eropa,,apalagi sekarang mereka krisis,,pastinya lebih mahal2 dan pribumi diutamakan,,Kalo aku mendingan wirausaha sambil kerja2 kecil di Indonesia,,lebih mantap…^_+…
saya sangat respek dgn postingan anda saudara admin, saya juga berharap bisa mendapatkan secercah peluang untuk bekerja di luar negeri dengan resmi. semoga tulisan anda mengilhami para pencari kerja yang berniat tulus untuk mencari penghidupan yang layak tanpa diskriminasi dan pelecehan. salam kenal saudara.
Salam kenal juga. Terima kasih atas apresiasinya. Saya sendiri miris melihat para pencari kerja yang habis-habisan ditipu karena urusan ini. Dan tulisan ini sekedar memberitahu apa adanya bagaimana realita yang ada di lapangan. Mudah-mudah siapa yang sedang berminat kerja ke LN terhindar dari praktek penipuan dari pihak mana saja.
Luar biasa artikel anda, sungguh menarik.
saya dukung semua aksi2 anda, kebetulan sekali saya juga sedang berniat mencari kerja ke LN,khususnya dia daerah2 asia,(jepang,korea,taiwan) ya walaupun dengan bermodal pendidikan yang setara SMA dan bahasa asing yang pas-pasan,Mengingat untuk mendapatkan pekerjaan di Indonesia sendiri cukup sulit. jadi bisa kah anda memberikan info PJTKI resmi yang bisa saya kunjungi, atas perhatiannya terima kasih.
Saya akan memposting daftar dan alamat mereka minggu ini, insya Allah.
saya lulusan sarjana ekonomi jurusan akutansi. saya adalah salah satu dari sekian banyak orang d indonesia yang ingin kerja di luar negeri kushusnya amerika( restoran). karena saya udah mencoba melamar beberapa perusahaan di negara sendiri sangat susah. saya sampai putus asa, saya mohon info pjtki resmi yang bisa di percaya. makasih.
Salam,
Mbak Dewi, untuk penempatan di Amerika Serikat memang sulit. Apalagi keadaan ekonomi di sana semakin suram. Coba buat opsi lainnya. Daripada repot sendiri. Sebagai panduan anda bisa baca posting saya yang satu ini http://pjtkidantki.wordpress.com/2011/12/11/daftar-pjtkipptkis-yang-biasa-merekrut-dan-menempatkan-tki-formal-profesional/
Sukses buat Anda
Humari
Amerika dan Eropa lebih sulit daripada dikira orang [enaknya{duit} saja, Imigrant lebih disepelekan daripada orang pribumi lah,serba mahal,dan kerja rodi serba cepat,,jika banyak kesalahan,warning pemecatan sbagai dampaknya],,eks HAL 2009-2011 USA Europe…
Terima kasih untuk sharingnya.
Salam kenal,
setelah membaca artikel anda, saya berminat mewujudkan impian lama saya tuk bisa bekerja di negeri kanguru Australia, saya sudah pernah bekerja dengan expatriat asal australia yang kebetulan bekerja di perusahan tempat saya bekerja. namun waktu itu saya belum berminat tuk bermigrasi ke Australia, jika memungkinkan ada jalur yang resmi ke Australia walau jalur perorangan saya sangat berminat. Mohon Admin membantu saya.
Salam,
Anda sudah baca artikel saya yang ini http://pjtkidantki.wordpress.com/2011/12/11/daftar-pjtkipptkis-yang-biasa-merekrut-dan-menempatkan-tki-formal-profesional/? Di situ saya tulis satu dua PJTKI yang mungkin bisa membantu Anda. Coba hubungi mereka.
Semoga sukses,
Humari
Dear Admin Yang Terhormat,
Info yang sangat bagus dan berguna.
Memang di negara kita umumnya penerimaan pegawai berdasarkan ijazah dan materi (uang), dan mengesampingkan skill dan pengalaman. Itu pun nanti nya dengan job yg lebih berat jika dibandingkan dengan salary/income diterima.
Saya pernah mengikuti test, psikotest, interview di beberapa perusahaan untuk berbagai posisi dan jabatan diantaranya sebagai Head Office, Account Manager, Marketing Manager, Credit Analyst, dlsb. Walhasil saya diterima, tapiii..ada yang mengajukan syarat materi, dan ada yang mengajukan syarat ijazah (termasuk juga syarat penahanan ijazah). oia pendidikan saya D1 lulus dan S1. Yang S1 tidak sampai tamat/lulus (kira-kira tinggal sebentar lagi) karena waktu itu saya juga bekerja dan ada kesulitan ekonomi juga. Dari surat lamaran pekerjaan saya dapat diketahui bahwa saya tidak sampai tamat S1 dan ketika panggilan pun saya katakan bahwa S1 saya tidak sampai tamat.
Berhubung sulitnya mendapatkan pekerjaan di dalam negeri maka saya ingin mencoba bekerja di luar negeri. Saya bersedia bekerja apapun (baik di dalam maupun di luar negeri) jika sekiranya saya sanggup. Tetapi terus terang saja saya mempunyai kesuitan masalah ekonomi.
Kiranya admin dapat membantu saya atau memberikan info kepada saya. Atas perhatian admin saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Notes:
Prioritas: Eropa (Inggris atau yang lainnya), Australia, Amerika, New Zealand, Jepang, Korea, dlsb.
Untuk negara Australia coba Anda hubungi PT. Yanbu Al Bahar. Jika minat ke Korea, bisa hubungi langsung BNP2TKI. AS dan Eropa? Masih gelap….
Mendingan ke Asia dulu saja,tidak usah muluk-muluk,,serba susah di Amerika-Eropa [eks TKI HALCorp. USA-Europe 2009-2011]…prioritas untuk Warga sono,,bukan Imigrant..#_#…
boleh tau emailnya? aku ingin ke amrik.
humarihidayat@yahoo.co.id
Untuk visa kerja ke Amerika saya tak punya info.
salam kenal pak, tentang penawaran kerja di australia bila di lihat prosesnya sbb : berangkat sebagai turis (di berangkatkan oleh agen yg katanya punya link langsung kerja dgn bbrp perusahaan di australia bekerja sbg kerah biru) —> setibanya di negara tujuan —> langsung ke perusahaan yg membutuhkan —> sembari berjalan pihak agen menjembatani dgn salahsatu lawyer setempat untuk pengurusan working permit —> setelah keluar working permit, paspor pekerja di pegang perusahaan selama masa kontrak kerja. yang mau ditanyakan : 1. apakah ini hal yg biasa dilakukan serta aman mengingat sy mendapat penawaran dr salahsatu agensi dan dalam 2-3 bln pasti berangkat.. salam hormat….andry
Saya tidak menyarankan cara seperti ini. Hati-hati saja.
terima kasih sebelumnya pak. saya akan coba mengikuti rekomendasi list dari bapak.mudah2an ada hasil yang terbaik bagi saya. saya akan kabari bapak segera
Ok, semoga Anda sukses. Saya memang tidak mensarankan jalur ilegal karena kalau ada permasalahan, sulit sekali penyelesaiannya. Yang legal saja sudah rumit.
terima kasih pak. info ttg kerja tsb saya dapat dari http://www.tki.web.id.tks
Saya sudah mengunjungi web yang Anda tulis. Ada kejanggalan fatal di situ: mereka tidak mencantumkan alamat mereka. Selain itu beberapa komentar yang masuk menyebut-nyebut mereka berbadan hukum yayasan. Penting untuk diketahui oleh calon TKI bahwa semua perusahaan perekrutan di Indonesia harus berbadan hukum PT (Perseroan Terbatas). Kalau mereka yayasan kemungkinan besar mereka adalah calo atau lebih dikenal di kalangan PJTKI/PPTKIS sebagai sponsor. Aturan dari Pemerintah kita, setiap sponsor harus mendapat surat tugas resmi dari PJTKI/PPTKIS dan mereka hanya bisa merekrut untuk PJTKI/PPTKIS yang mengeluarkan surat tugas untuk mereka.
Lain kali saya akan bahas lebih detil soal satu ini.
terima kasih atas infonya. di tunggu ulasannya
bener sekali pak…jangan sampai ditipu…itu bukan jalan legal..visa turis ada kondisinya yg mengatakan tidak bisa apply atau perpanjangan visa selama masih ada di australia.aturan ini mmg dibuat pemerintah ausi untuk mengatasi migran ilegal yv hy dtng dg visa turis.
lawyer di australia sangat2 hati2..mereka tidak mau memakai cara illegal.bisa2 dicabut ijinnya..lagian biaya lawyer sangat mahal…jadi prosedur spt itu pastinya bohong semata.
terima kasih
terima kasih banyak pak atas infonya. saya S1 Bahasa Inggris dan suami S2 managemen pendidikan. Sudah lama sekali kami ingin bekerja di Australia atau New Zealand. kira-kira ada pekerjaan yang cocok tidak ya Pak untuk ijazah kami. lalu sistem potong gaji untuk negara tersebut ada nggak sih sebenarnya?….
Untuk sistem potong gaji, tergantung agen dan perusahaan yang bakal memperkerjakan Anda. Kalau Anda bermaksud bekerja suami istri, sekalian saja cari jalan untuk mendapatkan residence permit. Anda perlu cari lawyer untuk itu.
Yang jelas bagi WNI, masuk ke New Zealand sebagai pekerja bukan hal yang mudah.
salam kenal, saya ada info kerja di eropa. pakai working permit, bukan sebagai turis. untuk jelasnya visit http://www.smartagencyjob.com.semoga dapat membantu.
Pak Humari, ini saya kan baca iklan di internet, ada jasa penempatan TKI di perkebunan di Australia. Tapi dia gak ngurusi paspor, visa atau pemberangkatan, tapi cuma layanan penjemputan di airport Australi dan diantarkan sampai tempat kerja. Sedangkan fee dari jasa tersebut diserahkan setelah TKI sampai di perkebunan/ tempat kerja. Menurut pendapat Pak Humari bagaimana itu Pak? Sebenarnya saya sangat tertarik, tapi masih ragu dan takut, bener nggak itu? Terima kasih, penjelasannya sangat saya tunggu.
Perlu diketahui oleh semua calon TKI formal, bahwa ada beberapa hal yang memang perlu diurus oleh TKI sendiri dan perlu kehadiran TKI secara langsung: pembuatan paspor, medical check up. Selebihnya adalah tanggung jawab agen/PJTKI/PPTKIS: pengurusan visa, membantu penerbangan juga tetek bengek urusan di kantor-kantor pemerintahan terkait di Indonesia maupun negara penempatan.
Kalau agen hanya menjemput di bandara terus mengantar Anda ke lokasi kerja, jelas aneh. Siapa yang bantu urus visa, penerbangan dan dokumen yang perlu dilegalisasi dsb?
Bila seorang calon TKI sudah mendapat visa kerja ke Australia dengan cara mengurus sendiri, TKI tersebut tidak lagi perlu agen. Buat apa? Sesampai di Australia seabrek lowongan di tengah kota. Apalagi perkebunan di pedalaman.
Coba Anda tanya pada mereka bagaimana pengurusan visa? Siapa yang bertanggung jawab? Kalau mereka tidak bisa urus visa, percuma.
kalau itu memang iklan khusus untuk.orang yang sudah punya visa untuk bekerja di australia..contohnya working holliday visa..tp mereka tidak bisa ngurusin visa dan tidak bisa mensponsori tenaga kerja.sponsor untuk tenaga kerja dia australia juga gak sembarangan…yg dispinsorin itu harus tenaga yg punya skilled.
Pk,sya mau tahu info kerja perkebunan di selandia,stahu saya bnp2tki pernah memberangkatkan tki ke selandia,mohon infonya klo ada lwat agen mana,trims
BNP2TKI pernah melobi memang. Tapi tak ada kelanjutan. Kalau terealisasi tentu sudah mereka sosialisasikan ‘prestasi’ mereka di media atau minimal di situs mereka. Ada satu dua PJTKI memang yang pernah menempatkan di sana. Tapi jumlahnya tidak signifikan.
bapa saya seeking employer with work visa to go selandia baru atau australia untuk TKW ex hongkong 8 tahun ada surat pengalaman kerja ,i can speak english
Maaf saya belum punya info ke negara-negara tersebut
DH, Kalau saya sdh ada pekerjaan / mau terima saya kerja di UK / London, caranya bagaimana ya ? Calon juragan saya apakah harus memberikan jaminan pribadi ( sekian pound) ke KBRI ? mohon penjelasan. Thx.
Tidak. Calon majikan Anda cukup datang ke KBRI dengan membawa kontrak kerja, dan minta tanda tangan dari pihak KBRI. Pekerjaan harus atas nama perusahaan (TKI formal), bukan perorangan. Kalau perorangan kontrak kerja tidak akan ditandatangani KBRI. Biaya untuk KBRI London, saya tidak tahu. Tapi tidak mahal kok.
hubungi kedutaan/ konsulat UK di Jakarta dan tanyakan persyaratan apa saja yang diperlukan untuk dapat bekerja disana. Kumpulkan semua persyaratan yang dibutuhkan, saya yakin salah satunya adalah surat kontrak kerja anda dengan pengguna (calon juragan). Setelah semuanya lengkap ajukan aplikasi anda beserta dokumen-dokumen/persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan ke kedutaan/konsulat UK di Jakarta untuk mendapatkan visa kerja anda. Setelah semuanya anda dapatkan ada peraturan baru di Indonesia yang mengharuskan TKI memiliki KTKLN (kartu keterangan kerja luar negeri). Anda dapat mengajukan permohonan KTKLN ini dengan persyaratan:
1. bukti permintaan calling visa dari pengguna TKI (visa kerja)
2. perjanjian kerja yang telah ditandatangani oleh anda dan pengguna
apabila anda calon TKI mandiri bidang informal anda bisa berangkat keluar negeri tanpa melalui PJTKI/agen swasta asalkan anda sudah mendapatkan visa kerja (dari negara tujuan) dan kontrak kerja dari calon pengguna.
sukses selalu!
Untuk TKI mandiri buat pengguna jasa perorangan (non perusahaan), saya tak yakin BNP2TKI bakal meloloskan. Sebab itu bertentangan dengan UU 39 2004. Kalau BNP2TKI meloloskan, pertanda mereka sendiri mengabaikan UU yang membuat mereka bisa terbentuk. Dan ini kesempatan buat siapa saja, tak perlu lagi bayar deposit, urus izin ini itu untuk mendapat izin sebagai PJTKI/PPTKIS, ambil jalan pintas menempatkan TKI perorangan. LSM bisa, pemain ilegal apalagi. Cara begini lebih menguntungkan. Tak perlu ijin, tak perlu staf yang banyak, tidak perlu pelatihan, tinggal beri pengarahan seadanya untuk mengurus KTKLN, masa tunggu cepat, bisa menempatkan TKI informal untuk rumah tangga yang hampir mustahil diawasi tersebut, kalau ada masalah, tinggal bilang, “kan TKI mandiri”.
Eunak tenan….
DH. Pak Humari
Temen saya sudah punya visa Turis 1 bulan, dia pengen kerja di australia di perkebunan buah dan tinggal beberapa tahun di sana, apakah bisa urus sendiri utk pepanjangan izin tinggal di Australia.. seandainya kalau ga di perpanjang izin tinggalnya, apa resikonya, makasih Pak..
Setahu saya tidak bisa. Kalau nekat jika tertangkap paling dideportasi.
DH. Pak Humari
Saya bisa minta info untuk kerja di australia dan resmi, saya harus kemana ya Pak, makasih
sebenarnya apa sih visa tki sebagai pemetik apakah visa visitor atau visa kerja ?
Untuk di perkebunan, seperti pemetik buah, ada yang memakai working holiday visa yang berlaku 6 bulan (kalau tak salah). 3 bulan buat kerja, 3 bulan jalan-jalan. Tapi setahu saya hanya untuk yang berusia 30 tahun ke bawah. Visa ini yang sering disalahgunakan orang kita.
salam pak humari,,temen saya mengajak saya mendaftar di salah satu agen yang menawarkan kerja di eropa 2 tahun itu legal gak pak
Anda minta perlihatkan saja demand letter (surat permintaan) dari perusahaan di Eropa. Kalau ada di demand letter tersebut tanda tangan dan cap KBRI, tandanya bisa.
Yang sudah memulai rekrut pekerja Indonesia adalah Eropa Timur. Eropa Barat belum.
P Ari, boleh saya minta alamat/telepon yg bisa dihubungi agennya, saya sdh lama cari info2 agen mana yg resmi.. makasih
maaf pak saya ingin bekerja ke Australia calling Visa ,PJTKI mana yg bsa mengurus keberangkatan saya ke sana
Untuk saat ini tidak ada PJTKI yang menempatkan ke sana. Silakan baca juga http://pjtkidantki.wordpress.com/2012/07/09/peluang-tki-di-australia-dan-selandia-baru/
“Yang sudah memulai rekrut pekerja Indonesia adalah Eropa Timur. Eropa Barat belum.”
Untuk negara Eropa Timur apa ada info lebih jelasnya Pak Humari?
Dan bagaimana biaya dan kualifikasi pendidikannya untuk bisa bekerja disana?
Saya hanya lulusan SMA.
Terima kasih banyak infonya Pak.
Saya pernah dapat permintaan dari Eropa Timur, Polandia. Setahun yang lalu. Tapi waktu itu gaji yang ditawarkan tak memadai. Tawaran gaji buat welder hanya sekitar USD 1200, makan dan akomodasi tanggung sendiri. Carpenter cuma diberi USD 600, kotor. Yang dicari sebagian besar klien kami adalah pengalaman. Bila pengalaman Anda bagus dan dibutuhkan mereka kerap tidak memandang ijazah.
“Yang dicari sebagian besar klien kami adalah pengalaman. Bila pengalaman Anda bagus dan dibutuhkan mereka kerap tidak memandang ijazah”
Saya memang hanya lulusan SMA, tapi sudah bekerja 5 tahun lebih di sebuah kantor yang kegiatan sepenuhnya seputar administrasi, operator komputer, dan sejenisnya dengan gaji saat ini sekitar 2 jt/bln.
Apakah hal semacam ini bisa disebut “pengalaman”?, mengingat menjadi TKI yang saya tahu pekerjaannya seputar teknik, manufaktur, industri, pertukangan, hospitality, perhotelan, nurse, dll.
Saya bertekad akan menjadi TKI dimana saja, asal penghasilannya cukup jauh di atas gaji saya saat ini. Bila negara barat memang sulit mungkin saya akan mencoba negara-negara lain.
Saya mohon sarannya Pak Humari, terima kasih
Perlu Anda ketahui, bahwa negara-negara penerima tenaga kerja asing hanya menyediakan pekerjaan golongan tertentu yang kerap dikenal sebagai 3 D (dirty, dangerous, difficult) dan sebenarnya ada satu lagi yang kerap tak disebut: Low Payment.
Sebagian besar TKI yang kami kirim adalah 3 D. Yang Low Payment biasanya disikat oleh India, Filipina, Nepal, Srilangka dan sebagian negara-negara Afrika.
Jadi untuk kategori pekerjaan administrasi, jarang ada yang mau buka buat orang asing. Dulu Arab Saudi biasa terima, sekarang jarang sekali. UEA & Qatar masih terima tapi salary tak menarik.
Singapura, HK, Taiwan, Malaysia? Jangan harap deh.
Eropa, Australia dan AS? Apalagi.
begini pak. . . .
saya kan ingin pergi bekerja ke taiwan. . . . .
syarat- syarat apa saja yang harus aku penuhi???
pjtki mana yang formal di sekitar jatim?
saya minta bimbingannya. . . . . ^_^
Untuk sementara ini saya baru punya info http://tklnformal.wordpress.com/, silakan klik.
Saya sedikit sekali mengenal PJTKI di luar Jakarta. Maklumlah jarang ketemu mereka.
Sekedar berbagi info, kami sdg butuh 250 TKI Formal di Pembangkit Listrik Taiwan. Lokasi kantor di Malang, JATIM. Untk info hubungi ************ (Bpk.Misbah), Semoga membantu dan brmanfaat.
********** Maaf no hp tidak kami perkenankan dicantumkan di blog ini.
Pak, silakan kirim data lengkap perusahaan Bapak (Nama, alamat, no SIUP PPTKIS) dengan alamat lengkap dan no kantor yang bisa dihubungi. Saya akan tayangkan di blog saya. Gratis.
Di australia.. Semuanya mahal… Orangya kasar… Jika gk punya nyali dan kreatifitas.gk payah deh..
banyak buktinya…Kok.
Apalagi kalau dah pinter sdkit disana lupa daratan..gayanya sok soan..
GAJAH DIDEPAN MATA GK KELIHATAMW TAPI KALAU SEMUT DI SEBRANG LAUT KELIHATAN…
Terima kasih atas bagi-bagi infonya.
@derita romeo…
maaf sedikit meluruskan…sudah berapa lama anda tinggal di australia?kok pandangan saya stlh study,kerja dan tinggaldi ausie selama 4 tahun bertolak belakang dg anda.
saya merasa nyaman sekali tinggal di ausi.bule ausie adalah bule yang gak sombong dibanding bule eropa..orangnya baik..ramah..padahal sy berjilbab lho…saya gak pernah dikasarin spt yg anda bilang…polisi,supir bus..orang2 dijalan..semuanya cenderung baik. saya malah kl dihampiri polisi di indonesia takut pak…kl.di ausi gak..krn mereka gak pernah macem2..
kl biaya mahal iya..tp gaji juga tinggi.bisa nabung banyak.kok..dibanding dg di indonesia.
maaf bukannya apa…tp pernyataan bahwa orang2 ausi kasar sangat2 tidak ada dalam pengalaman saya.
terima kasih
saya suka sekali dengan postingan anda yang jujur walaupun membuat pesimis. Saya juga berkeinginan bekerja ke luar negeri. Saya lulusan S1 pendidikan bahasa inggris dan ingin mencoba bekerja diluar negeri. Tujuan saya adalah negara asia dulu seperti Korea dan Jepang. Ada info terbaru gak untuk jenis pekerjaan dan salary untuk lulusan seperti saya. Makasih, min.
Untuk Korea, silakan Anda hubungi BNP2TKI. Keterangannya baca di bnp2tki.go.id. PJTKI tak boleh menempatkan pekerja ke sana.
Mengenai lowongan ke Jepang, juga hanya ada lewat pemerintah (Kemenakertrans melalui program magang. Silakan klik http://pjtkidantki.wordpress.com/2012/07/11/lowongan-program-magang-ke-jepang/) atau lewat BNP2TKI, dan itupun hanya perawat.
Makasih postingannya sangat membantu
Sama-sama
salam pak Humari,,,saya ingin bertanya,di mnakah alamat kantor untuk pengurusan visa ke Australia, di Indonesia.kira2 dana yg dibutuhkan berapa? Sebenarnya saya berencana untuk menikah dengan pemuda Melbourne, Australia,beliau bersedia menjadi sponsor saya.untuk mendapatkan visa turis,apakah perlu mengikuti ujian test bahasa seperti IELTS.saat ini saya sbgai tki-Hong Kong.mohon info selengkapnya dari bapak,karena calon suami saya ingin tahu berapa biaya yang harus dikeluarkan dalam pengurusan visa.terimakasih sebelumnya pak…
Anda harus datang ke Imigrasi Australia di Indonesia.Klik http://www.indonesia.embassy.gov.au/jaktindonesian/Visas_and_Migration.html
Karena ini soal pernikahan, maaf saja saya tidak tahu persyaratannya. Saya bekerja pada PJTKI yang urusannya hanya terbatas pada visa kerja.
saya ingin bertanya,saya sudah interview oleh mjikan saya di london dy maw mmbayar 60% dari biaya yg saya kluarkan dy jg yg akan mngurus dkedutaan sana,msalahx,saya masih pertma ksli,kmmpuan inggris saya mjikan blg ok..nah bsakah anda mmbntu bagaimana proses dan dokument apa yg saya hrus siapkan dan kmana serta kpada siapa saya bsa mlakukan proses untuk kerja informal
Untuk bidang informal, saya tak bisa bantu. Dan memang tak saya sarankan. Tak ada jaminan Anda bakal terlindungi di sana.